Mantan Bintang NBA Stephen Jackson Masuk Islam

181

Muslim Obsession – Mantan pemain bola basket profesional Amerika Stephen Jackson telah masuk Islam, mengikuti langkah-langkah atlet lain yang bergabung dengan agama Islam dengan pertumbuhan tercepat di dunia.

“Alhamdulilah. @tonetrump tidak bisa mengatakan bagaimana saya menghargai kamu Akhi. Hari ini adalah salah satu hari terbaik dalam hidup saya. Cinta untuk semua yang memiliki cinta untuk semua ✊🏿✊🏼✊🏾✊🏻✊🏽✊ @meed_al_aneeq terima kasih atas waktu dan pengetahuan yang kamu berikan padaku hari ini. Terhormat bisa bertemu saudara-saudara hari ini,” tulis Jackson di Instagram, dikutip Kamis (28/1/2021).

Dia juga membagikan video saat dia mengucapkan kalimat syahadat Islam 6 Januari 2021 lalu.

Baca Juga: Mantan Bek Liverpool Ceritakan Pengalamannya Usai Masuk Islam

Atlet berusia 42 itu pensiun pada 2015 setelah empat belas tahun berkecimpung di National Basketball Association (NBA) bersama New Jersey Nets, Indiana Pacers, Golden State Warriors, Milwaukee Bucks, Charlotte Bobcats, San Antonio Spurs, dan Los Angeles Clippers.

Dia memenangkan kejuaraan NBA bersama Spurs pada tahun 2003. Pengumuman Jackson ini disambut baik oleh banyak penggemarnya.

“Saya baru saja menerima Islam. Semoga Allah membimbing kami dalam perjalanan baru ini dengan hati terbuka dan pikiran lebih jernih Alhamdulillah,” tulis seseorang.

“Selamat datang di rumah saudaraku, sesungguhnya Allah membimbing yang dia kehendaki alhamdulilah,” tambah yang lain.

Dengan masuk Islam, Jackson bergabung dengan banyak atlet yang mengambil keputusan tersebut dalam beberapa tahun terakhir.

Pada November 2020, petinju Belanda Ruby Jesiah Mesu mengumumkan masuk Islam di akun media sosial resminya, setelah mempraktikkan agama tersebut selama bertahun-tahun.

Beberapa bulan sebelumnya pada April 2020, Wilhelm Ott juga mengumumkan telah masuk Islam. Ott adalah petarung MMA (Mix Martial Arts) profesional dari Austria.

Pemain bola basket Amerika legendaris Kareem Abdul-Jabbar juga masuk Islam pada tahun 1968, sebelum ia masuk NBA.

Sebelumnya juga, umat ​​Muslim di New York merayakan pengangkatan Robert Salah sebagai pelatih kepala Muslim pertama untuk New York Jets National Football League (NFL).

“Itu adalah sesuatu yang menunjukkan keragaman bangsa kita yang tumbuh, inklusi yang kita coba capai di semua tingkat masyarakat kita,” kata Ibrahim Hooper, direktur komunikasi nasional untuk Dewan Hubungan Amerika-Islam, diberitakan AP News.

“Dan saya pikir itu pertanda yang sangat positif. Kami pada prinsipnya telah mencapai kesepakatan dengan Robert Saleh untuk menjadi pelatih kepala kami,” ujarnya.

📰 https://t.co/CiIczkN97j pic.twitter.com/NC3nW27uNa

– New York Jets (@nyjets) 15 Januari 2021

Salah, pria berusia 41 tahun itu adalah putra dari orangtua Lebanon. Dia dibesarkan di pinggiran Detroit di Dearborn, Michigan, yang merupakan rumah bagi populasi Muslim terbesar di Amerika Serikat per kapita.

“Saya pikir dia hanyalah pelopor bagi banyak pelatih yang beragama Islam, untuk memberi tahu mereka bahwa mereka memiliki kesempatan untuk menjadi pelatih kepala,” kata gelandjiì di NFL untuk delapan musim – termasuk dua musim pertamanya bersama Jets.

“Dia menunjukkan kepada mereka bahwa Anda memiliki kesempatan untuk menjadi koordinator pertahanan, Anda memiliki kesempatan untuk tumbuh dan memiliki pekerjaan di tingkat profesional,” tambah Aboushi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here