Sebulan Jadi Mualaf, Istri Wilhelm Ott Dipecat Gara-Gara Kerudung

187
Wilhelm Ott dan sang istri, Michele Birringer. (Foto: IG)

Muslim Obsession – Ujian kerap datang ketika seseorang meniti jalan hijrah menuju kebaikan. Bisa datang kepada dirinya, maupun istri dan anak atau keluarganya. Itulah sebagian cara Allah untuk memantapkan keimanan.

Dari Austria, tersiar kabar istri petarung MMA Wilhelm Ott dipecat gara-gara ia mengenakan headscarf (kerudung) saat bekerja. Seperti diketahui, Michele Birringer, mengikuti jejak suaminya yang memantapkan memeluk agama Islam pada April lalu.

Bahkan Birringer langsung menggunakan kerudung di setiap aktivitasnya di luar rumah, termasuk saat beraktivitas di tempat kerjanya yang merupakan kelab malam. (Baca juga: ‘Hikmah’ Corona, Petarung MMA Wilhelm Ott Masuk Islam)

“Hari ini istri saya dipecat karena jilbabnya tidak pas di tempat kerja. Dia adalah manajer bar di pusat hiburan di St. Poelten yang ditutup selama krisis,” curhat Wilhelm di akun Instagram miliknya, Rabu (27/5/2020).

Bukannya kecewa, Ott yang memilih nama Khalid setelah menjadi muslim, malah merasa senang karena menurutnya pemecatan istrinya menjadi pertanda jika pekerjaan tersebut tak sesuai dengan syariat Islam.

View this post on Instagram

my wife got her termination today because of a headscarf. @bmischl Salamu alaikum rahmatula wa barakatuh. Ich liebe jeden Tag mehr. Allah swt meint es so gut mit uns. Jetzt wo die corona Krise langsam ihr ende findet hört aber auch spürbar langsam die Nächstenliebe auf. Heute wurde meine Frau gekündigt… weil das Kopftuch passt nicht am Arbeitsplatz. Sie war Barchefin in einen Entertainment Center in St. Pölten das während der Krise geschlossen hatte. Während der Krise ist es beinahe unmöglich einen neuen Job zu bekommen weswegen sie noch einige Zeit dort gearbeitet hätte bis sie etwas Neues gefunden hätte was nicht im Widerspruch zu unserer Religion ist. (Hier geht es immerhin um eine Existenz.) Der Chef telefonierte später mit mir und meinte sie könnte doch noch bleiben bis sie etwas anderes gefunden hat. Und nein , meine Frau beginnt nicht mehr dort. Es ist ein Zeichen Allahs das dieser Arbeitsplatz der falsche ist. Alhamdulilah ❤ Und sie sagt das sie weiterhin stolz ihr kopftuch tragen wird. Nachdem wir konvertiert sind hatten Leute Angst das wir radikal werden. Aber ich bin es der nun in Sorge ist das ihr uns gegenüber radikal werdet?! Allah swt steh uns bei. ☝️❤🤲 Wir sind einfach zu stabil als das uns das berühren würde. Allah swt weiß es am besten love more every day. Allah swt means so well to us. Now that the corona crisis is slowly coming to an end, the love for one's neighbor is slowly noticeably ending. Today my wife was fired … because the headscarf doesn't fit at work. She was the bar manager in an entertainment center in St. Pölten that was closed during the crisis. During the crisis it is almost impossible to get a new job, which is why she would have worked there for some time until she found something new that was not contrary to our religion. (This is, after all, a matter of existence.) The boss later phoned me and said that she could stay until she found something else. And no, my wife no longer starts there. It is a sign of Allah that this job is the wrong one. Alhamdulilah ❤ And she says that she will continue to wear her headscarf proudly. After we converted people were afraid that we would become radical. But I am the one who is

A post shared by Khalid (Wilhelm) Ott (@willi.ott.148) on

“Bosnya kemudian menghubungi saya dan mengatakan bahwa dia bisa tetap berada di kelab dan bekerja sampai ia menemukan pekerjaan yang lain. Namun, secara mengejutkan istri saya memutuskan untuk tidak lagi bekerja di sana, dan ini adalah pertanda dari Allah bahwa pekerjaan itu tidak pas. Alhamdulillah,” ungkapknya.

Ia menambahkan, selama krisis hampir tidak mungkin istrinya mendapatkan pekerjaan baru. Itu sebabnya dia akan bekerja di sana untuk beberapa waktu sampai menemukan sesuatu yang baru yang tidak bertentangan dengan ajaran agama Islam.

Fighter Wester Pro Welterweights yang nyentrik dengan tato besar bergambar salib ini juga mengeluhkan banyaknya stigma radikal yang dilontarkan kepada keluarganya setelah memeluk Islam. Namun, ia tak khawatir karena semua hal ia pasrahkan kepada Allah subhanahu wa ta’ala.

“Setelah kami taubat, orang-orang takut kami akan menjadi radikal. Namun, saya tidak khawatir. Anda akan menjadi radikal terhadap kami. Allah SWT akan membantu kami. Dia tahu yang terbaik untuk kami,” tutupnya. (Fath)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here