Kopi Sehat UBM: Dengarlah Suara Nurani

84

Oleh: Ustadz Buchory Muslim (Ketua Lembaga Komunikasi dan Penyiaran Islam (LKPI) PP PARMUSI, Direktur An-Nahl Institute Jakarta, Ketua Dewan Pengurus Pusat Partai UMMAT)

“Dosa adalah segala sesuatu yang membuat hatimu bimbang dan kamu tidak suka jika orang lain mengetahuinya,” begitu sabda Rasülulláh ﷺ ketika ada salah seorang sahabat yang bertanya kepadanya tentang apa itu dosa.

Ketika ada seseorang yang berbuat dosa, pada hakikatnya ia telah dikalahkan oleh hawa nafsunya. Virus dosa ini harus segera diobati sebelum menjalar atau menular. Obat yang paling efektif dan ‘cespleng’ adalah dengan istighfár, memohon ampunan kepada Allah ﷻ.

BACA JUGA: 

Kopi Sehat UBM: Ukhuwwah Sejati

Kopi Sehat UBM: Tauhid Sebagai Fondasi Kehambaan dan Asas Kekhalifahan

Kopi Sehat UBM: Semua Agama Benar, Pakai Koma Bukan Titik

Karena satu dosa yang dilakukan seseorang itu bagai penyakit yang menempel di jiwanya. Jika tidak segera diobati, suatu saat penyakit ini akan menjalar dan menggiringnya untuk melakukan dosa-dosa lainnya.

Dosa yang terus menumpuk dan tidak segera diobati bisa membuat hati itu gelap dan lama kelamaan pun akan mati.

Rasülulláh ﷺ bersabda, “ Ketika seorang hamba melakukan satu kesalahan, maka dititikkan dalam hatinya sebuah titik hitam. Jika ia meninggalkannya dan memohon ampunan serta bertaubat, maka hatinya dibersihkan. Jika ia kembali untuk berbuat maksiat, maka ditambahkan lagi titik hitam tersebut hingga menutupi hatinya”.

Setan tahu betul berbagai macam cara untuk menjebak dan kemudian menggelincirkan kita. Dia tau betul kapan dan dimana dia membohongi bahkan menipu kita.

BACA JUGA: Kopi Sehat UBM: Umat Terbaik

Ada ungkapan para cendikiawan yang bertauhid menyebutkan: “Shaitan doesn’t win when you sin, he wins when you think Alláh ﷻ won’t forgive you…”

Maknanya adalah bahwa setan tidak menang ketika kita berbuat dosa, tapi setan baru merasa mendapatkan kemenangan ketika kita mulai putus asa dan berpikir bahwa Allàh ‎ﷻ tidak akan pernah mau mengampuni dosa dan salah kita.

Seperti halnya air keruh bahkan kotor yang ada dalam gelas, orang yang berpikir pendek akan menganggap tak mungkin lagi isi gelas itu menjadi jernih dan bersih lagi.

BACA JUGA: Kopi Sehat UBM: Kekuatan Silaturrahim  

Tetapi bagi orang yang berfikir panjang, maka gelas yang berisi air yang keruh itu akan diisi dengan air jernih dan bersih agar air keruh dan kotor itu tertumpah dan kemudian air bersih akan mengisi ruang yang terbatas itu.

Karenanya, ayo ‘nyalakan’ hati nurani kita, ayo terus perbanyak istighfár dan taubat pada Allàh Al Ghaffàr. Karena suara hati nurani itu tak kan pernah dapat dibungkam oleh siapapun dan dengan cara apapun.

واعتبروا يااولى الأبصار

والله أعلم وبارك الله فيكم

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here