UUD 1945 Rujukan Konstitusional untuk Bela Palestina

167
Hidayat Nur Wahid (Foto: MPR RI)

Jakarta, Muslim Obsession – Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid (HNW) mengatakan, umat beragama di Indonesia dapat saling bahu membahu bersama seluruh komponen masyarakat dan negara untuk menentang penjajahan dan kejahatan yang dilakukan zionis Israel terhadap warga dan negara Palestina.

HNW menilai, warisan wawasan kebangsaan dan sikap politik para pendiri bangsa serta pimpinan negara dan Undang-Undang Dasar 1945 sudah lebih dari cukup untuk menjadi rujukan wawasan bernegara yang konstitusional dan mensejarah bahwa Indonesia ikut mengurusi Palestina dan Israel dengan menolak penjajahan Israel dan membela perjuangan Palestina.

“Sila kedua dari Pancasila serta alinea pertama dan keempat pembukaan UUD NRI 1945 adalah landasan konstitusional yang sangat jelas untuk soal itu. Dan sikap politik dan kenegarawanan Presiden-Presiden RI sejak Buang Karno hingga Joko Widodo, juga menegaskan konsistensi mengurusi Palestina dan Israel,” ujar Wakil Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini, Kamis (20/5/2021).

BACA JUGA: Hidayat Nur Wahid: “Palestina Urusan Kita Semua” 

HNW menjelaskan, sudah sewajarnya jika Menteri Luar Negeri RI sekarang menghadiri Sidang Umum PBB untuk mengurusi masalah Palestina dan Israel, demikian juga Perwakilan RI di Perserikatan Bangsa Bangsa.

Sikap DPR/MPR RI dan pimpinannya juga partai-partai dan ormas-ormas yang sudah lahir sebelum Indonesia Merdeka, seperti Muhammadiyah dan NU juga bersikap konsisten mengurusi masalah Palestina dan Israel dengan mendukung kemerdekaan Palestina, dan menolak penjajahan oleh Israel.

“Sikap tersebut sudah sangat tepat diambil sebagai bangsa yang beradab. Wawasan kebangsaan yang benar ini penting dipahami untuk menghindarkan warga dari wawasan kebangsaan menyimpang dari yang sebenarnya,” jelasnya.

BACA JUGA: Pimpinan Hamas Berkirim Surat ke Jokowi, Minta Dibantu

Dalam Webinar Kebangsaan Indonesia Membela Palestina yang diselenggarakan DPP PKS, yang diisi juga oleh perwakilan dari lintas organisasi dan agama seperti Golkar, PD, PPP,PKB, DDII, Hikmabudhi, Rahmawati Sukarno Putri, Prof Azyu Mardi Azra, Lieus Sungkharisma, HNW juga mengoreksi opini yang salah soal Indonesia mengurusi Palestina dan Israel.

Apalagi menurutnya, dahulu bangsa Palestina juga membantu perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia. Bahkan sejak tahun 1944, sebelum kita di Indonesia mengurusi Palestina, tokoh dan warga Palestina malah sudah lebih dahulu mengurusi dan membantu Indonesia baik secara politik dengan diplomasi maupun secara finansial.

“Itu, antara lain, dilakukan oleh tokoh bangsa Palestina seperti As-Sayyid Al-Amin Al-Husaini dan M Ali Thahir, sebelum diproklamasikannya negara penjajah Israel. Maka kalau sekarang kita di Indonesia melanjutkan mengurusi dengan membela perjuangan Palestina merdeka dan menolak penjajahan Israel, bukan karena balas budi semata, tapi kita bangsa timur yang mempunyai nurani yang manusiawi. Apalagi karena itu juga menjadi ketentuan pembukaan konstitusi di NKRI, sila kedua dari Pancasila, dan warisan sikap dan wawasan berbangsa para Bapak Bangsa,” tegasnya. (Fath)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here