Raihlah Kenyamanan dengan Dzikrullah

93

Oleh: Buya H. Masoed Abidin (Ulama dan penulis)

Kehidupan seorang muslim itu aman dan tenteram. Sabda Rasulullah ﷺ:

”Tidaklah seorang Muslim tertimpa suatu keletihan dan penyakit, kekhawatiran dan kesedihan, dan tidak juga gangguan dan kesusahan, bahkan duri yang melukainya melainkan Allah akan menghapus kesalahannya,” (HR. Bukhari no. 5641).

Dalam hadits lain disebutkan:

إِنَّ عِظَمَ الْجَزَاءِ مَعَ عِظَمِ الْبَلاَءِ وَإِنَّ اللَّهَ إِذَا أَحَبَّ قَوْمًا ابْتَلاَهُمْ فَمَنْ رَضِىَ فَلَهُ الرِّضَا وَمَنْ سَخِطَ فَلَهُ السَّخَطُ

“Sesungguhnya ujian yang berat akan mendapatkan pahala yang besar pula. Sesungguhnya Allah jika ia menyintai suatu kaum, pasti Allah akan menguji mereka. Barangsiapa yang ridha, maka Allah pun ridha padanya. Barangsiapa yang murka, maka Allah pun murka padanya,” (HR. Tirmidzi no. 2396, hasan shahih).

BACA JUGA: Sarana Menggapai Cinta Allah

Allah Ta’ala sangat sayang kepada kita. Allah Ta’ala sangat cinta kepada kita. Allah tidak hendak melihat kita terus terperangkap di dalam dunia ini.

Dengan kasih sayang-Nya, Dia ingin menyelamatkan kita, dengan memberi kita musibah, maka manusia akan mulai banyak ingat Allah Ta’ala.

Manusia akan mencoba mencari peluang agar selalu dekat dengan-Nya. Manusia akan mulai menghapus dosanya. Menambah doanya Lebih banyak. Manusia akan mulai melipatgandakan amalannya.

Salatnya tidak lagi tercecer, dzikirnya tidak lagi dilupakan, khusyu’ dan khudu’ mulai menemani dirinya dalam setiap ibadahnya.

BACA JUGA: 3 Obat Panjang Umur Terbaik di Dunia

Inilah yang Allah Ta’ala mau kita lakukan. Dia sangat rindu mendengar dzikir hamba-Nya.

Allah Ta’ala berfirman:

يَاأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا اذْكُرُوا اللَّهَ ذِكْرًا كَثِيرًا

”Hai orang yang beriman, berdzikirlah (menyebut) nama Allah, dzikir dengan sebanyak-banyaknya,” (QS. Al-Ahzab: 41).

Tiga perkara akan meraih nikmat Allah yang maksimum:

Pertama, diberi kemampuan untuk berdzikir. Sebab hanya karena Allah sajalah kita bisa mengingat-Nya. Tanpa taufik dari Allah kita boleh jadi hanyut dalam kelalaian.

Kedua, selalu disebut di sisi Allah dan dalam kalangan Malaikat Muqarrabin, serta dimohonkan ampunan.

Ketiga, menjadi Mukmin yang dijaga oleh Allah. Orang yang mengingat Allah akan mendapat penjagaan dan perlindungan-Nya.

BACA JUGA: Ingatlah Tiga Hal dalam Kehidupan

Allah Ta’ala berfirman dalam QS. Al-Mukmin, ayat 7-9:

“(Malaikat-malaikat) yang memikul ‘Arsy dan malaikat yang berada di sekelilingnya bertasbih memuji Tuhannya dan mereka beriman kepada-Nya serta memintakan ampun bagi orang-orang yang beriman (seraya mengucapkan): “Ya Tuhan kami, rahmat dan ilmu Engkau meliputi segala sesuatu, maka berilah ampunan kepada orang-orang yang bertaubat dan mengikuti jalan Engkau dan peliharalah mereka dari siksaan neraka yang menyala-nyala”. (7)

“Ya Tuhan kami, dan masukkanlah mereka ke dalam surga ‘Adn yang telah Engkau janjikan kepada mereka dan orang-orang yang saleh di antara bapak-bapak mereka, dan isteri-isteri mereka, dan keturunan mereka semua. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana”. (8)

“Dan peliharalah mereka dari (balasan) kejahatan. Dan orang-orang yang Engkau pelihara dari (pembalasan) kejahatan pada hari itu maka sesungguhnya telah Engkau anugerahkan rahmat kepadanya dan itulah kemenangan yang besar”. (9)

BACA JUGA: Makna Tangisan Istri

Ketahuilah bahwa orang-orang yang memandang dengan cahaya bashirah mengetahui bahwa tidak ada keselamatan kecuali dekat pertemuan dengan Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

Tidak ada jalan untuk bertemu Allah kecuali kematian hamba dalam keadaan menyintai Allah dan mengenal Allah (hubbullah dan ma’rifatullah).

Mengenal Allah dengan mensyukuri nikmat-Nya. Memohon ampun atas kelalaian yang telah dilakukan.

Dzikrullah adalah menjaga iman dengan menjauhi yang dilarang serta mengerjakan suruhan dengan segala senanghati.

Sesungguhnya cinta dan keakraban tidak akan tercapai kecuali dengan selalu mengingat yang dicintai.

Sesungguhnya Hubbullah dan Ma’rifatullah hanya dapat dicapai dengan mengoptimalkan waktu-waktu malam dan siang untuk bertafakkur dan berdzikir untuk meraih nikmat Allah agar menjadi hamba yang beruntung.

Semoga Allah Ta’ala membimbing kita semua. Aamiin Yaa Rabbal Alamiin.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here