Kisah Inspiratif: “Allah Sudah Bosan dengan Kamu…”

221
Ilustrasi: Angkutan online.

Muslim Obsession – Seorang sopir angkutan online bertanya kepada seorang ustadz yang kebetulan jadi penumpangnya hari itu.

“Pak Ustadz, kenapa ya… Saya kok merasa susah dan penuh masalah. Cari rezeki sulit, orderan sepi, cari penumpang susah, penghasilan semakin kecil, cicilan motor dan mobil pun menunggak terus. Pokoknya masa depan saya semakin suram, Pak Ustadz,” tanya si sopir.

“Saya juga merasa jenuh dengan hidup saya yang begini-begini aja! Terasa hambar, tak ada arahnya, dan tak ada nikmatnya. Bosan saya, Ustadz. Saya ingin bahagia tapi kenapa susah sekali ya?” sambungnya lagi.

Baca juga: Kisah Inspiratif! Handuk Basah, Permadani Surga

“Oooo..! Mungkin saat ini Allah juga lagi bosan dengan kamu,” ketus Ustadz.

“Hahh! Allah bosan dengan saya? Maksudnya bagaimana, Ustadz?” tanya sopir.

“Mungkin Malaikat Rahmat capek mencari sampean, Nak… Sebab dicari ke sana-ke mari tapi sampean tak pernah ditemukan,” jawab Ustadz santai.

Setelah berhenti sejenak, ustadz tersebut melanjutkan,

“Kamu dicari oleh Allah di antara kumpulan orang yang shalat berjamaah di masjid, tidak ada. Dicari di antara kumpulan orang yang Shalat Dhuha, kamu juga tak ada. Dicari di antara kumpulan orang yang Shalat Tahajjud pun tak ada. Dicari di antara kumpulan orang yang melakukan puasa sunah juga enggak ada..”

Baca juga: Kisah Inspiratif Seorang Istri Dokter yang Menangani Pasien Corona

“Dicari di antara kumpulan orang yang bersedekah juga tak kelihatan batang hidungmu. Dicari di antara kumpulan orang yang tadarusan Al-Quran, kamu juga tak nampak di sana. Dicari di antara kumpulan orang-orang yang umrah, niat pun sampean tidak punya..,” kata Ustadz, kali ini dengan nada serius..

Sopir angkutan online itu diam menunduk. Ia merasa seperti ada sesuatu yang menohok relung hatinya.

Ustadz yang usianya agak sepuh itu melanjutkan,

Sampean dicari Allah di antara orang-orang yang tepat waktu shalatnya, juga enggak ada. Malah shalat sampean dikerjakan paling belakang dibanding aktivitas lainnya. Memangnya siapa yang ngasih waktu dan umur pada kamu?”

“Dicari di antara ahli shalawat pun sampean tak ada. Dicari di antara orang-orang yang ikut pengajian juga gak ada. Dicari di antara orang yang mengamalkan dan menegakkan silaturahim, kamu juga tidak ada. Sampean sok sibuk, sok repot, malah ngutak-ngatik yang kurang bermanfaat. Terus Allah mau mencari sampean di mana lagi? Coba sampean kasih tahu!” kata Ustadz itu mencecar.

Baca juga: Inspiratif! 5 Kisah Marbot Masjid yang Sukses di Bidangnya Masing-Masing

Sopir angkutan online itu diam.

“Bicaralah, ngomongo…jangan diam saja,” kata si Ustadz, kali ini lebih tegas.

Maka menangislah sopir angkutan online tadi. Sambil mengusap airmatanya yang bercucuran, ia mengucap Istighfar.

“Tobat, Ustadz… Saya tobat,” kata sopir itu, tercekat.

“Hidup itu sederhana, Nak..,” ujar Ustadz. Kali ini nada suaranya lebih rendah. “Kalau kita memprioritaskan Allah…, Dia pun pasti memprioritaskan kita,” tegasnya. []

 


Cerita ini viral di media sosial. Redaksi Muslim Obsession mengutipnya dengan melakukan sedikit perbaikan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here