Keutamaan Sikap Jujur

“Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kamu kepada Allah dan hendaklah kalian beserta orang-orang yang jujur,” (QS. At-Taubah: 119).

104

Oleh: Buya H. Masoed Abidin (Ulama dan penulis)

Setiap muslim dituntut menjadi seorang yang jujur. Mencintai kejujuran dengan melazimkannya dalam kehidupan lahir batin.

Jujur meliputi isi hati (shidqul qalb), jujur dalam ucapan (shidqul hadits) jujur dalam perbuatan (shidqul ‘amal).

Kejujuran puncak kebaikan. Kejujuran akan membimbing kepada surga. Surga adalah tujuan paling mulia bagi seorang muslim. Surga adalah tujuan paling diidam-idamkan setiap insan yang jujur.

Kebalikan dari jujur adalah dusta. Kedustaan membawa kepada kejahatan. Berbuat kejahatan membawa kepada neraka, tempat paling ditakuti seorang muslim.

BACA JUGA: Raihlah Kenyamanan dengan Dzikrullah

Rasulullah SAW bersabda:

“Hendaklah kamu semua bersikap jujur. Kejujuran membawa kepada kebaikan, dan kebaikan membawa kepada surga. Seseorang yang selalu jujur akan ditulis oleh Allah sebagai orang yang jujur (shidiq). Dan jauhilah sifat bohong. Kebohongan membawa kepada kejahatan, dan kejahatan membawa ke neraka. Orang yang selalu berbohong dan mencari-cari kebohongan akan ditulis oleh Allah sebagai pembohong (kadzdzab).”

Sungguh orang yang jujur dan menetapi janjinya akan dicintai oleh orang-orang disekelilingnya. Semata dengan kejujuran seorang akan sukses, seorang pekerja akan meraih keberhasilan, seorang politisi akan disegani.

BACA JUGA: Sarana Menggapai Cinta Allah

Kejujuran adalah budi pekerti yang sangat kuat kaitannya dengan kemaslahatan hidup. Kejujuran adalah modal besar membenahi masyarakat dalam menegakkan aturan-aturannya. Melepaskan kejujuran dari diri akan mendatangkan kehinaan.

Kejujuran tanda keimanan dan kesucian jiwa. Kejujuran menunjukkan keindahan sifat dan ketinggian moral pemiliknya. Kejujuran membawa kepada mencintai dan dicintai oleh Allah serta disayangi oleh hamba-hamba-Nya.

Sesungguhnya Al-Quran menegaskan bahwa Allah SWT akan melaknat orang pendusta. Berusahalah selalu memelihara kejujuran. Hindari perbuatan dusta agar diri selamat. Jujur dalam setiap ucapan. Jujur dalam berkeinginan. Jujur terhadap janji. Bila berjanji selalu berupaya memenuhi yang dijanjikan. Ingkar janji tanda munafik. Jujur lah dalam berbagai hal.

BACA JUGA: 3 Obat Panjang Umur Terbaik di Dunia

Hadits Rasulullah SAW menyatakan, “Kejujuran adalah ketenangan,” (HR. Tirmidzi).

Kejujuran membawa berkah dalam rezki dan selamat dari kebencian. Kejujuran dapat membangun saling percaya dan berkasih sayang diantara sesama.

Manakala kejujuran lenyap akan lahir kemunafikan, penipuan, pengkhianatan, riya dan menyalahi janji.

Kejujuran adalah kunci segala kebaikan dan jalan menuju keridhaan Allah SWT. Kejujuran adalah jalan menuju surga.

Allahu a’lam bish shawab.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here