Baca Doa ini untuk Hilangkan Sedih dan Galau

295

Muslim Obsession – Setiap orang pasti menginginkan kesenangan atau kebahagiaan dalam hidupnya. Hanya saja pada kenyataannya, harapan untuk selalu senang atau bahagia hampir mustahil terjadi karena senang dan susah, bahagia dan sedih adalah sunnatullah yang akan mengiringi kehidupan manusia sejak ia dilahirkan hingga kembali ke haribaan-Nya.

Begitupun dengan Rasulullah ﷺ yang kehidupannya diiringi ujian kesulitan yang luar biasa, bahkan melebihi ujian manusia lainnya. Ada kalanya Rasulullah ﷺ mendapatkan kesedihan yang sangat berat sehingga dalam kondisi demikian beliau akan memanjatkan doa agar Allah Ta’ala membebaskannya dari situasi tersebut.

Baca juga: Doa dari Rasulullah Saat Keluar Rumah Agar Rezeki Lancar

وَعَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُمَا : أَنَّ رَسُوْلَ اللهِ – صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ – كَانَ يَقُوْلُ عِنْدَ الكَرْبِ: (( لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ العَظِيمُ الحَليمُ، لاَ إِلهَ إِلاَّ اللهُ رَبُّ العَرْشِ العَظِيْمِ، لاَ إلهَ إِلاَّ اللهُ رَبُّ السَّمَاوَاتِ، وَرَبُّ الأَرْضِ، وَرَبُّ العَرْشِ الكَرِيمِ )) مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ

Dari Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma, Rasulullah ﷺ ketika mengalami kesulitan, beliau mengucapkan: LAA ILAAHA ILLALLOH AL-‘AZHIIM AL-HALIIM, LAA ILAAHA ILLALLOH ROBBUL ‘ARSYIL ‘AZHIIM. LAA ILAAHA ILLALLOH, ROBBUS SAMAAWAATI WA ROBBUL ARDHI WA ROBBUL ‘ARSYIL KARIIM (Artinya: Tiada ilah (sesembahan) yang berhak disembah selain Allah yang Maha Agung dan Maha Santun. Tiada ilah(sesembahan) yang berhak disembah selain Allah, Rabb yang menguasai ‘arsy, yang Maha Agung. Tiada ilah(sesembahan) yang berhak disembah selain Allah – (Dia) Rabb yang menguasai langit, (Dia) Rabb yang menguasai bumi, dan (Dia) Rabb yang menguasai ‘arsy, lagi Mahamulia),” (HR. Bukhari dan Muslim).

Baca juga: Jangan Lupakan Doa ini Saat Keluar Rumah

Melalui hadits tersebut kita diajarkan untuk berdoa dengan bacaan ini ketika mendapati ujian berat (al-karb). Al-karb sendiri merupakan kondisi yang memberatkan manusia dan memenuhi dadanya sehingga membuatnya marah.

Obat dari ujian berat adalah mentauhidkan Allah dan bermunajat kepada Allah dengan menyebut nama dan sifat-Nya seperti disebutkan dalam doa tersebut. Di dalamnya disebutkan nama Al-‘Azhim (Allah itu Maha Agung), berarti tidak ada sesuatu pun yang lebih agung dari Allah.

Sementara itu disebutkan juga Al-Halim yang menegaskan bahwa Allah itu memiliki ilmu, sehingga tidak mungkin orang jahil (bodoh) itu memiliki hilm (kesantunan) dan karom (kemuliaan).

Baca juga: Mendambakan Hubungan Harmonis? Baca Doa ini Lengkap Tulisan Arab, Latin, dan Terjemahnya

Ibnu Abbas mengatakan, “Hadits ini agung. Dzikir yang ada dalam hadits tersebut harus diperhatikan dan diperbanyak mengucapkannya ketika dalam kesulitan, dan ketika menghadapi perkara-perkara yang besar”.

Adapun Ath-Thabari berkata, “Kaum salafush-shalih selalu berdoa dengan hal itu dan mereka menyebutnya doa ketika dalam kesulitan”.

Wallahu a’lam bish shawab.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here