Tingkatkan Lagi Ibadah di Zaman Ruwaibidhah

84

Oleh: A. Hamid Husain (Alumni Pondok Modern Gontor, King Abdul Aziz University, dan Ummul Qura University)

Rasulullah ﷺ mewanti-wanti, jika kenakalan merajalela, kemungkaran terang-terangan dilakukan oleh mayoritas, maka akan terjadi kekacauan yang membuat kehidupan sulit.

Rasulullah ﷺ bersabda:

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سَيَأْتِي عَلَى النَّاسِ سَنَوَاتٌ خَدَّاعَاتُ يُصَدَّقُ فِيهَا الْكَاذِبُ وَيُكَذَّبُ فِيهَا الصَّادِقُ وَيُؤْتَمَنُ فِيهَا الْخَائِنُ وَيُخَوَّنُ فِيهَا الْأَمِينُ وَيَنْطِقُ فِيهَا الرُّوَيْبِضَةُ قِيلَ وَمَا الرُّوَيْبِضَةُ قَالَ الرَّجُلُ التَّافِهُ فِي أَمْرِ الْعَامَّةِ . (رواه ابن ماجة)

“Akan datang tahun-tahun penuh dengan kebohongan yang menimpa manusia. Para Pendusta dipercaya, orang jujur didustakan, amanah diberikan kepada pengkhianat, orang lempeng dikhianati. Dan para “Ruwaibidhah” tampil berperan dan turut berbicara.” Rasulullah ditanya: “Siapakah Ruwaibidhah itu?” Rasulullah ﷺ menjelaskan: “Orang bodoh lagi pembohong yang mengurusi urusan orang banyak,” (Hadits Sahih Riwayat Al-Imam Ibnu Majah).

BACA JUGA: Bunda Maria Al-Qibtiyyah Berduka di Hari Kusuf

Mari kita baca dan renungkan Firman Allah ﷻ., awal QS. Al-Muzzammil surah ke-73, ayat 1 hingga ayat 11 yang intinya adalah:

Jika ingin tambah disayang Allah dan menjadi Hamba-Nya yang istimewa, yang selalu mendapat perlindungan dan pertolongan Allah, maka lakukan hal-hal berikut ini:

1. Perbaiki hubungan dengan Allah ﷻ, dengan tekun melaksanakan Sholat malam (Tahajjud).

2. Perbanyak membaca Al-Quran dengan baik, tenang, memahami makna dan menghayatinya.

3. Bersabar terhadap apapun reaksi orang, tuduhan orang, fitnah orang, sabar dan abaikan. Dan yakini, bahwa bukan mereka yang menentukan nasib kita, apalagi yang menuduh atau memfitnah adalah orang-orang Ruwaibidhah (رويبضة).

BACA JUGA: Sudahkan Dibiasakan? Ikuti Cara Rasul Memakai Baju

Siapa itu Ruwaibidhah? Ruwaibidhah adalah orang-orang yang tidak layak, tidak jujur tampil menjadi pemimpin untuk urusan orang banyak.

4. Tinggalkanlah mereka dengan cara yang baik, jangan pedulikan mereka. Dan jangan juga membalas fitnah mereka dengan balik memfitnah mereka. Serahkan semuanya kepada Allah. Allah Yang akan menyelesaikannya.

POINTERS:

1. Perbanyak istighfar, doa, dan shalat, terutama di saat orang lain tertidur nyenyak, Qiyaamul Laail atau bangun malam hari untuk beribadah.

2. Waspada memihak dan memilih orang untuk jabatan urusan orang banyak.

3. Doakan mereka para Ruwaibidhah mendapatkan hidayah, menjadi manusia yang beriman dan taqwa pada Allah.

Semoga Allah ﷻ, senantiasa menganugerahkan kita kemampuan untuk selalu mengingat, bersyukur dan beribadah dengan sebaik baiknya pada Allah ﷻ.

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here