TGB Terhenyak Ketahui Presiden Rusia Kutip Ayat Al-Quran

545
Presiden Rusia Vladimir Putin.

Muslim Obsession – Muhammad Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB) mengaku terhenyak usai membaca berita bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin menasihati umat Islam untuk tidak berperang dengan sesama.

Putin memberikan nasihat dengan mengutip Al-Quran Surah Ali Imran ayat 103. Ia meminta pihak-pihak yang bertikai di Yaman untuk berdamai. (Baca: Presiden Rusia Kutip Ayat Al-Quran untuk Perdamaian di Yaman)

Arti ayat tersebut adalah, “Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai berai, dan ingatlah akan nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa Jahiliyah) bermusuh-musuhan, maka Allah mempersatukan hatimu, lalu menjadilah kamu karena nikmat Allah, orang-orang yang bersaudara; dan kamu telah berada di tepi jurang neraka, lalu Allah menyelamatkan kamu dari padanya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu, agar kamu mendapat petunjuk”.

Putin meminta dihentikannya konflik berkepanjangan di Yaman saat dirinya berbicara di Ankara, Turki bersama Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dan Presiden Iran Hassan Rouhani pada Senin (16/9).

“Sebebal itukah kita sehingga perlu seorang Putin untuk menasihati?” tulis TGB di akun Instagram, Rabu (18/9/2019).

Mantan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) lalu menjelaskan bahwa Islam satu akar kata dengan salam, silm, dan salamah. Perdamaian, kedamaian, dan keselamatan. Adapun Iman satu akar kata dengan amn dan aman, yakni keamanan dan ketenangan, tak ada rasa takut.

“Nyatanya jutaan umat Islam tak henti ketakutan karena perang saudara. Yaman, Irak, Syria, Afganistan, Lybia. Sebabnya karena nafsu kuasa. Baku bunuh. Saling menghancurkan. Bahkan tak jarang Takbir menjadi penyemangat untuk membunuh saudara sendiri. Saudara sebangsa bahkan seagama,” tegasnya.

Ia pun mengajak agar semua fakta tersebut menjadi renungan, pengingat dan pelajaran. Karena hakikatnya Islam datang membawa rahmat untuk semesta alam, kedamaian, kemajuan, dan kemuliaan. Sementara ketika agama dibungkus syahwat kekuasaan, maka yang hadir adalah kehancuran dan kebinasaan.

TGB kemudian mengutip sebuah riwayat, ketika Abu Bakar radhiyallahu ‘anhu meminta kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam untuk mengajarkan doa pagi dan malam. Lalu Rasulullah mengajarkan Abu Bakar untuk membaca doa sebagai berikut:

اللهم فاطر السماوات و الأرض عالم الغيب و الشهادة لا إله إلا أنت رب كل شيء و مليكه أعوذ بك من شر نفسي و شر الشيطان و شركه و أن اقترف على نفسى سوءا أو أجره إلى مسلم

“Ya Allah Pencipta langit dan bumi, Yang Maha mengetahui yang tersembunyi dan yang tampak, tak ada tuhan selain-Mu, Engkaulah Rabb segala sesuatu dan Pemiliknya. Aku berlindung dari kejahatan diriku dan kejahatan setan serta tipu daya dan jebakannya. (Aku berlindung) dari berbuat keburukan kepada diriku sendiri atau membawa keburukan kepada seorang muslim (orang lain)”.

“Semoga Indonesia kita terpelihara dari hawa nafsu, hasrat kuasa tak berjiwa, serta keburukan dan kejahatan ucapan serta perilaku kita sendiri,” tutup TGB. (Fath)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here