“Pengemis itu Suamiku..!”

510
Ilustrasi: Pengemis.

Muslim Obsession – Jalan hidup seseorang tak ada yang tahu. Adakalanya saat ini ia di bawah, namun adakalanya ia tiba-tiba berada di posisi atas. Roda kehidupan terus berputar.

Kisah viral berikut ini patut kita renungkan sebagai pengingat bahwa roda kehidupan kita tak diam. Roda kehidupan itu bergerak dinamis, sehingga tak pantas kita merasa paling tinggi dari orang lain.

Berikut ini kisahnya.

Pada suatu hari sepasang suami isteri kaya sedang makan bersama di rumahnya, tiba-tiba pintu rumahnya diketuk seorang pengemis.

Melihat keadaan pengemis itu, si isteri merasa terharu dan dia bermaksud hendak memberikan sesuatu.

Baca juga: Kisah Ditemukannya Kembali Air Zamzam yang Sempat Hilang

Tetapi sebelumnya sebagai seorang wanita yang patuh kepada suaminya, dia meminta izin terlebih dahulu kepada suaminya.

“Suamiku, bolehkah aku memberi makanan kepada pengemis itu.”

Rupanya suaminya memiliki karakter berbeda dengan wanita itu. Dengan suara lantang dan kasar dia menjawab, “Tidak usah Usir saja dia, dan tutup kembali pintunya.”

Si isteri terpaksa tidak memberikan apa-apa kepada pengemis tadi sehingga dia berlalu dengan kecewa.

Hari demi hari berlalu, perdagangan lelaki itu jatuh muflis. Kekayaannya habis dan ia menderita banyak hutang. Selain itu, karena ketidakserasian sifat dengan isterinya, rumah tangganya menjadi berantakan sehingga terjadilah perceraian.

Baca juga: Kisah 2 Orang yang Masuk Surga dan Neraka Karena Seekor Lalat

Tidak lama sesudahnya bekas isteri yang muflis  itu menikah lagi dengan seorang pedagang kaya di kota dan hidup bahagia. Pada suatu ketika wanita itu sedang makan dengan suaminya (yang baru), tiba-tiba ia mendengar pintu rumahnya diketuk seseorang.

Setelah pintunya dibuka ternyata tamu tak diundang itu adalah seorang pengemis yang sangat mengharukan hati wanita itu.

Maka wanita itu berkata kepada suaminya, “Wahai suamiku, bolehkah aku memberikan sesuatu kepada pengemis ini.”

Suaminya menjawab, “Berikanlah makan pengemis itu dengan daging ayam seperti yang kita makan!”.

Setelah memberi makanan kepada pengemis itu, isterinya masuk ke dalam rumah sambil menangis.

Suaminya dengan perasaan heran bertanya kepadanya, “Mengapa engkau menangis? Apakah karena aku menyuruhmu memberikan daging ayam kepada pengemis itu?”

Wanita itu menggeleng kepala, lalu berkata dengan nada sedih, “Wahai suamiku, aku sedih dengan perjalanan takdir yang sungguh menakjubkan hatiku. Tahukah engkau siapa pengemis yang ada diluar itu? Dia adalah suamiku yang pertama dulu.”

Baca juga: Kisah Urip, Kades Berprestasi yang Beralih Profesi Jadi Guru Honorer

Mendengar keterangan isterinya itu, sang suami sedikit terkejut. Tapi segera ia balik bertanya,

“Dan tahukah engkau siapa aku yang kini menjadi suamimu ini? Aku adalah pengemis yang dulu diusirnya!”

Roda hidup selalu berputar. Anda tidak akan pernah tahu posisi Anda akan di atas atau di bawah. Tebarkan perbuatan baik di mana-mana maka Anda akan menerima balasannya.

Jangan bersikap sombong dan jahat ketika berada di atas apalagi tidak sedang berada di atas. Ingatlah selalu firman Allah ‘azza wa jalla dalam QS. Al-Isra’ ayat 7:

ﺇِﻥْ ﺃَﺣْﺴَﻨْﺘُﻢْ ﺃَﺣْﺴَﻨْﺘُﻢْ ﻟِﺄَﻧْﻔُﺴِﻜُﻢْ ۖ ﻭَﺇِﻥْ ﺃَﺳَﺄْﺗُﻢْ ﻓَﻠَﻬَﺎ

“Jika kamu berbuat baik (berarti) kamu berbuat baik untuk dirimu sendiri. Dan jika kamu berbuat jahat, maka (kerugian kejahatan) itu untuk dirimu sendiri”.

Wallahu a’lam.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here