Pemurtadan Marak di Jakarta, Antisipasi dengan Tiga Hal Ini

191
Ketua dan pendiri Mualaf Center Indonesia (MCI), Steven Indra Wibowo. (Foto: uloom.id)

Muslim Obsession – Mualaf Center Indonesia (MCI) mencatat, kasus pemurtadan masih marak terjadi. Aksi pemurtadan bukan hanya terjadi di pedesaan, melainkan di pusat wilayah urban, DKI Jakarta.

“Bismillah masih berlanjut diskusi sampai malam ini atas kasus pemurtadan di JAKARTA. Yups, kali ini bukan di area rural, ini terjadi di area urban, di ibu kota. Bahkan berdasarkan pengalaman kami, mereka yang terjerat murtad seperti ini terkena doktrin yang luar biasa,” kata Steven Indra Wibowo di akun Instagram MCI, Rabu (29/9/2021).

BACA JUGA: Hindari Pemurtadan, Perlu Pengembangan Etika Ajaran Agama

Dalam video postingan MCI, tampak seorang remaja yang telah murtad tengah berkomunikasi dengan ibunya. Ia beralasan menjadi murtad karena orangtuanya tidak memberikan contoh sebagai seorang Muslim.

Menurut Koh Steven, sebenarnya pemurtadan bisa dihindari jika bisa diantisipasi sejak dini dengan memperhatikan tiga hal.

“Pertama, didikan agama harus penuh dan benar sesuai syariat Islam, baik tauhid, aqidah, adab dan akhlaknya,” ungkap lelaki yang menjadi Muslim saat berusia 18 tahun tersebut.

BACA JUGA: Pesan MUI ke Mualaf: Jangan Menjelekan Agama Sebelumnya

Kedua, komunikasi antara anak dan orangtua harus lancar dan bagus, jangan sampai membangun tembok komunikasi atau bahkan membuat gap atau jurang komunikasi antar anak dan orangtua.

Ketiga, pengawasan berkesinambungan terhadap aktifitas, anak paling tidak sampai mereka menikah.

“Memang, pada akhirnya kita hanya bisa ikhtiar, dan Allah yang membolak-balikan hati manusia. Namun dengan ikhtiar yang benar, insyaa Allah kita sudah bisa menjawab kelak di hadapan Allah saat ditanya bagaimana tanggung jawab kita terhadap titipan Allah berupa anak dalam kehidupan kita,” jelas ketua sekaligus pendiri Mualaf Center Indonesia (MCI) ini.

“Semoga kita semua bisa belajar dan semoga bermanfaat,” tutupnya. (Fath)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here