Hindari Pemurtadan, Perlu Pengembangan Etika Ajaran Agama

411
MUI - Pemurtadan
Sekretaris Jenderal MUI Anwar Abas (tengah). (foto: Kapoy/OMG)

Jakarta, Obsessionnews.com – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat melalui Komite Dakwah Khusus (KDK) MUI menggelar Seminar Nasional dengan tema Mengungkap fakta “Upaya Pemurtadan Pasca Bencana dan Solusinya” di kantor MUI Pusat, Jl Proklamasi, Jakarta Pusat, Senin (19/11/2018).

Pemurtadan (riddah) merupakan sikap beragama seseorang yang dalam Islam memiliki konsekuensi yang sangat besar. Di samping bisa merusak maksud mengapa agama itu harus ada, juga bagaimana agama itu harus dijaga (hifzhud dien). Sedangkan menjaga agama merupakan bagian terpenting dari maksud dan tujuan syari’ah itu sendiri yang harus ada.

Salah satu upaya pemurtadan sering terjadi di mana ada daerah yang terkena dampak bencana, seperti bencana tsunami, gempa, banjir, dan lainnya. Salah satunya upaya Kristenisasi kepada korban yang terkena bencana.

Dalam kesempatan itu Sekretaris Jenderal MUI Anwar Abas mengatakan, soal Kristenisasi terhadap umat Islam menjadi perhatian bagi MUI dan juga dirinya. Karena kristenisasi merupakan salah satu upaya pemurtadan terhadap umat Islam.

Menurut dia, jika Kristenisasi ini berhasil, negeri ini akan terseret dalam kekerasan konflik antar agama. “Tapi kali ini masih aman,” ujar Anwar.

Dia menyampaikan, kalau umat Islam menyusut terus akibat dari upaya Kristenisasi, dan jumlah non Islam jumlahnya naik terus, negeri ini dalam bahaya. Oleh karenanya, kata Anwar, perlu adanya etika mengembangkan ajaran agama di negeri ini. “Itu sangat penting,” ungkapnya.

Karena, lanjut dia, non Islam mempunyai pengaruh terhadap eksistensi negeri ini. “Tapi kalau bicara tolong kawan-kawan dari Kristen bisa menahan diri (Kristenisasi) dalam beragama maka negeri ini akan damai dan adanya toleransi umat beragama. Karena konteknya persatuan dan kesatuan bangsa,” kata Anwar.

Oleh karena itu agar negeri ini tak mau terseret dalam masalah ancam-mengancam pada kekerasan konflik, kerukunan agama harus dijaga. “Jadi kerukunan agama harus kita tanam secara serius,” ucapnya. (Poy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here