Mengenal Penyakit-Penyakit dalam Rumah Tangga (Bag. 2)

106
Ilustrasi: Keluarga Muslim. (Foto: muslimum)

Muslim Obsession – Setelah mengetahui 6 penyakit dalam rumah tangga yang sudah dibahas di Bagian 1, berikut ini adalah 6 penyakit dalam rumah tangga lainnya. Seperti dikemukakan dalam paparan sebelumnya, dengan mengetahui penyakit-penyakit tersebut diharapkan pasangan suami-istri bisa mewujudkan bangunan rumah tangga yang sakinah, mawaddah, dan rahmah.

Berikut ini 6 penyakit dalam rumah tangga yang merupakan kelanjutan dari bahasan sebelumnya:

7. Meriang (“Menengok” Istri atau Suami Jarang)

Salah satu hak pasangan yang jadi kewajiban bagi pasangan lainnya yang mesti ditunaikan oleh masing-masing pasangan adalah kebutuhan badaniyah. Maka jika hal ini diabaikan akan menjadi celah keretakan.

Allah Ta’ala berfirman:

فَإِذَا تَطَهَّرۡنَ فَأۡتُوهُنَّ مِنۡ حَيۡثُ أَمَرَكُمُ ٱللَّهُۚ

“..Apabila mereka (istri) telah bersuci (mandi besar) maka “datangilah” mereka itu (istri) di tempat yang diperintahkan Allah kepadamu…” (QS. Al-Baqarah: 222).

8. Tipes (Tidak Peduli Perasaan)

Tidak saling pengertian dan tidak peduli perasan masing-masing pasangan akan membuat pasangan saling menyakiti dan tersakiti.

Rasulullah ﷺ bersabda:

خيركم خيركم لأهله وأنا خيركم لأهلي

“Orang terbaik diantara kamu adalah yang terbaik dalam hal memperlakukan keluarganya, dan aku adalah yang terbaik dalam memperlakukan keluarga,” (HR. Ibnu Majah).

9. Malaria (Mencari Lain Pria/Mencari Lain Wanita)

Penyakit berumah tangga lainnya adalah sifat bosan kepada pasangan, baik bosan kepada fisiknya, sikapnya maupun kebersamaannya. Jika tidak bisa menundukkan rasa bosan itu, maka ada yang sampai berbuat selingkuh dengan mencerai atau menggugat cerai.

Maka bagi orang yang sedang berpikir untuk bercerai, takutlah pada sabda Nabi ﷺ berikut ini:

أَيُّمَا امْرَأَةٍ سَأَلَتْ زَوْجَهَا طَلاقًا فِيغَيْرِ مَا بَأْسٍ فَحَرَامٌ عَلَيْهَا رَائِحَةُ الْجَنَّة

“Siapa saja wanita yang meminta (menuntut) cerai kepada suaminya tanpa alasan yang dibenarkan maka diharamkan bau surga atas wanita tersebut,” (HR. Abu Dawud).

10. Kurap (Kurang Rapih)

Banyak istri dan suami tergoda kepada selain pasangannya gara-gara suami atau istri di rumah tidak memperhatikan kerapihan, kebersihan, kepantasan, dan keindahan. Maka perbaikilah penampilan saat tampil di depan pasangan dengan tampilan terbaik.

Rasulullah ﷺ bersabda:

خَيْرُ النِّسَاءِ مَنْ تَسُرُّكَ إِذَا أَبْصَرْتَ، وَتُطِيْعُكَ إِذَا أَمَرْتَ، وَتَحْفَظُ غَيْبَتَكَ فِيْ نَفْسِهَا وَمَالِكَ

“Sebaik-baik isteri adalah yang menyenangkan jika engkau melihatnya, taat jika engkau menyuruhnya, serta menjaga dirinya dan hartamu di saat engkau pergi,” (HR. Thabrani).

11. Mual (Mengabaikan Urusan Halal)

Jika suami atau istri sudah biasa membaca Al-Quran, sudah pernah umrah dan Haji, misalnya, tapi masih tetap bermasalah dalam rumah tangganya, maka periksalah kehalalan rezeki keluarganya. Karena rezeki haram pembawaannya panas.

Rasulullah bersabda:

لاَ يَرْبُو لَحْمٌ نَبَتَ مِنْ سُحتٍ إلاَّ كَانَتِ النَّارُ أَولَى بِهِ

“Tidaklah daging manusia tumbuh dari barang yang haram kecuali neraka lebih utama atasnya,” (HR. Tirmidzi).

12. Jerawat (Jarang Berdoa Lewat Shalat)

Jangan sepelekan doa untuk kebaikan rumah tangga. Karena doa adalah energi yang menghidupkan keluarga, doa adalah benteng yang melindungi keluarga, doa adalah embun yang akan menyejukkan keluarga. Amalkanlah doa ma’tsur dari Al-Quran untuk kebaikan rumah tangga di bawah ini:

رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا

“Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami isteri-isteri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati ( kami ), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa,” (QS. Al-Furqan: 74).

Semoga kita dijauhkan dari penyakit-penyakit rumah tangga seperti keadaan di atas dan semoga Allah Ta’ala menganugerahi kita dengan keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah. Aamiin. Wallahu a’lam bish shawab.

 


**Rubrik Viral memuat konten yang beredar viral di media sosial dan media networking (seperti WhatsApp, BIP), dengan maksud menyiarkan inspirasi kebaikan kepada audiens Muslim Obsession.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here