Madu, Musuh Terberat Bakteri

363
Ilustrasi. Foto net.
Ilustrasi. Foto net.

Muslim Obsession – Tahukah Anda, madu adalah pembangkit tenaga pembunuh bakteri. Bahkan hewan penghasil madu yakni lebah, disebutkan dalam Al-Quran sebagai nama surat.

“Dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang memikirkan (QS. An-Nahl [16]: 68-69).

Baca Juga: Manfaat Madu Tertulis dalam Al-Quran

Lebah menghasilkan madu dari sekresi manis tanaman yang disebut nektar bunga, atau serangga lainnya (kutu madu).

Proses produksi ini mengandung beberapa langkah; regurgitasi, aktivitas enzimatik, dan penguapan air.

Baca Juga: Madu Bisa Turunkan Kolesterol? Simak Faktanya!

Faktanya, madu mendapatkan rasa manisnya dari fruktosa dan glukosa monosakarida. Madu ini memiliki rasa manis yang relatif sama dengan gula pasir.

Selain itu, ia menyediakan 64 kalori dalam satu porsi satu sendok makan (15 ml) setara dengan 1272 kJ per 100 g.

Baca Juga: 37 Persen Koloni Lebah Madu Mati pada Musim Dingin

Makanan manis ini memiliki sifat kimia yang menarik untuk dipanggang dan rasa yang khas saat digunakan sebagai pemanis.

Kebanyakan mikroorganisme tidak tumbuh dalam madu, jadi madu yang disegel tidak akan rusak, bahkan setelah ribuan tahun.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here