Kisah Sahabat yang Berjabatan Tangan dengan Malaikat

259

Muslim Obsession – Dia adalah Imran bin Hushain bin Ubaid bin Khalaf, sahabat Nabi Muhammad yang berjabat tangan dengan para malaikat dalam sebuah perjalanan. Imran memiliki nama panggilan Abu Najeed Al-Khuza’i.

Ia dan ayahnya masuk Islam bersama Abu Hurairah pada tahun ketujuh Hijrah. Abu Najeed tinggal di distrik Basrah pada masa kekhalifahan Umar bin Al-Khattab radhiyallahu ‘anhu.

Kisah Imran bin Hushain, menukil Masrawy, disebutkan dalam Sahih Muslim. Dikisahkan bahwa Imran memberi tahu salah satu sahabatnya bagaimana para malaikat berjabat tangan dengannya karena Imran menderita wasir (sebagian kisah menyebutkan sakit di bagian perut).

BACA JUGA: Secuil Kisah Kemuliaan Abu Bakar Ash-Shiddiq

Para malaikat berjabat tangan dengan Imran selama bertahun-tahun ia menderita wasir. Al-Nawawi menjelaskan hadits tersebut dengan mengatakan bahwa Imran bin Al-Hushain bersabar sepanjang ia menderita wasir, dan para malaikat pun menyambutnya sebagai penghormatan.

Ibnu Sirin juga meriwayatkan kisah para malaikat berjabat tangan dengan Imran. Ia berkata bahwa dia menyirami perut Imran selama tiga puluh tahun.

BACA JUGA: Kisah Pelanggaran Yahudi di Hari Sabtu

Ketika dua tahun sebelum kematiannya, Imran merasa tidak tahan dengan beratnya rasa sakit, maka dia pun meminta kepada Rasulullah untuk didoakan agar sembuh.

Ketika sakitnya sembuh, Imran kaget karena tak ada lagi malaikat yang menyambutnya. Maka ia pun kembali mengadukan hal itu kepada Rasulullah. Beliau menjawab hal itu disebabkan karena Imran sembuh dari sakitnya.

Sadar karena hal itu, Imran pun meminta agar dikembalikan sakitnya seperti semula. Dan ketika sakitnya kembali datang, para malaikat pun kembali menyapanya hingga ia pun wafat di Basrah pada tahun 52 Hijriyah.

Wallahu a’lam bish shawab. (Fath)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here