Ketum Parmusi Ajak Umat Islam Taati PPKM Darurat dengan 3D

156
Usamah Hisyam - Ok
Ketua Umum PP Parmusi, H. Usamah Hisyam. (Foto: Edwin B/Muslim Obsession)

Jakarta, Muslim Obsession – Ketua Umum Parmusi (Persaudaraan Muslimin Indonesia) Usamah Hisyam meminta seluruh kader, simpatisan dan umat Islam Indonesia untuk mematuhi kebijakan Pemerintah yang memberlakukan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Kebijakan ini akan dimulai 3-20 Juli 2021 dalam rangka menekan laju pertumbuhan pandemi Covid-19 terutama di Pulau Jawa dan Bali.

Usamah menegaskan, sikap tersebut harus diiringi dengan pendekatan 3D, yakni Disiplin Ibadah, Disiplin Prokes, dan Disiplin Health Immunity.

BACA JUGA:

PPKM Darurat Diterapkan: Mal Tutup, WFH 100 Persen

Airlangga: PPKM Darurat Disertai Penegakan Hukum

Soal PPKM Darurat, MUI Usulkan SPP Dihapus, Tutup Bandara dan Pelabuhan

“Manfaatkan waktu sepanjang PPKM Darurat dengam 3D, insya Allah keluarga dan kerabat kita semua akan memperoleh perlindungan dari Allah SWT dari penularan pandemi Covid-19,” ujar Usamah usai meninjau persiapan Peresmian Rumah Tahfizh Al-Quran Parmusi-Sulaimaniyah di kawasan Patra Kuningan Kamis (1/7/2021).

Ia meminta, para kader tidak perlu ada yang bersikap sinis dan kontradiktif terhadap berbagai regulasi yang ditempuh pemerintah, karena semua itu sebuah ikhtiar yang memang harus dilaksanakan secara medis.

Namun sebagai kader organisasi dakwah pergerakan Islam, jelasnya, seluruh kader Parmusi dan juga umat Islam harus juga tetap memprioritaskan ibadah dan doa sebagai kunci utama bagi perlindungan diri untuk terbebas dari pandemi Covid-19.

“Tak perlu ada yang sesumbar. Karena pandemi ini memang benar-benar ada dengan dinamika pro kontra yang mengiringinya,” kata Usamah.

BACA JUGA: PPKM Darurat Bakal Diberlakukan di Jawa dan Bali, Ini Aturan Lengkapnya

Usamah meminta seluruh kegiatan dakwah kader-kader Parmusi di daerah tetap dilaksanakan dengan memberikan edukasi masyatakat agar melakukan 3D.

“Kegiatan dakwah harus tetap berjalan, bisa disesuaikan secara daring. Dakwah tak boleh dihentikan,” pungkasnya.

Parmusi sendiri secara nasional baru saja menyelesaikan Workshop Parmusi Bisnis Center (PBC), Daurah Dai Parmusi, dan Pelatihan Thibbun Nabawi.

Dalam waktu dekat Parmusi juga akan menggelar Webinar Pengembangan Pendidikan, Komunikasi dan Penyiaran Islam, serta pemantapan realisasi Program Desa Madani. (Mam)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here