Ini Keinginan Gus Dur yang Disampaikan kepada Abuya Uci Turtusi

126
Gus Dur dan Abuya Uci Turtusi. (Foto: IG Ulama Nusantara)

Muslim Obsession – Sudah menjadi rahasia umum jika semasa hidupnya dua ulama besar Tanah Air, Abuya Uci dan Gus Dur, menjalin pertemanan yang cukup erat.

Kedekatan Abuya Uci dengan Gus Dur dibuktikan dari sikap dua ulama ini yang saling mendukung dalam hal penguatan ilmu agama dan akidah umat Islam di Indonesia.

Mengutip Ulama Nusantara, Gus Dur beberapa kali mengisi pengajian di Pesantren Cilongok. Selain Gus Dur, ulama yang juga dekat dengan Abuya Uci adalah Habib Maulana Lutfi bin Yahya yang saat ini tinggal di Pekalongan, Jawa Tengah.

BACA JUGA: Peziarah Capai 10.000 Orang, Keluarga Putuskan Makam Gus Dur Ditutup

Sebelum Gus Dur wafat, beliau pernah ditanya oleh Abuya Uci Turtusi, “Gus apa yang paling diinginkan oleh Gus? Baik di kala jadi presiden atau setelah lengser jadi presiden?” tanya Abuya.

“(Yang) saya inginkan adalah ketika saya wafat, istri, anak, teman-teman dan sekitarnya mengirimkan Al-Fatihah buat saya,” jawab Gus Dur, seperti ditirukan Abuya Uci.

Abuya Uci sering mengisahkan tentang Allahu Yarhamhu Gus Dur. Tidak hanya satu kisah. Cukup banyak.

BACA JUGA: Sosok Abuya Uci, Ulama Kharismatik dari Tangerang, Banten

Dalam salah satu rekaman videonya, Abuya Uci mengisahkan bagaimana keilmuan Gus Dur, menurut Abuya, jauh di atas rata-rata para intelektual di negeri ini.

Beliau menyebut nama Pak Quraish, AR, hingga Caknun yang diskakmat oleh Gus Dur. Dari sejumlah video pengajian beliau, tampak bahwa beliau sangat menghormati Gus Dur.

Abuya Uci Turtusi wafat pada Selasa (6/4/2021). Nama ulama kharismatik Banten ini sudah terkenal hingga ke luar pulau Jawa. Ketika menyelenggarakan pengajian mingguan di Pesantren Cilongok, pengajian beliau kerap didatangi ulama atau tokoh dari negara-negara di dunia.

Sebut saja misalnya tokoh dari Mesir, Yaman, Arab Saudi, India, Irak, Maroko dan lain sebagainya pernah hadir di pengajian Abuya Uci.

Teruntuk Abuya Uci Turtusi dan Gus Dur, lahumal faatihah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here