Berbagi di Bulan Suci, Wujud Parmusi Peduli Yatim dan Dhuafa

101
Ketua Bidang Sosial Parmusi, Nurhayati Payapo (kiri) didampingi Bendahara Umum, Dewi Achyani (kanan) berdiskusi dengan salah satu warga di Parmusi Center, Jl. Sagu, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Rabu (05/05/2021). (Foto: Edwin B/ Muslim Obsession)

Jakarta, Muslim Obsession – Puluhan anak kecil dan ibu-ibu tampak memadati halaman parkir Parmusi Center di Kawasan Ragunan, Jakarta Selatan, Rabu (5/5/2021) siang. Mereka sengaja diundang Pengurus Pusat Parmusi (Persaudaraan Muslimin Indonesia) untuk mendapatkan santunan.

Seperti yang lazim dilakukan di bulan suci Ramadhan pada tahun-tahun sebelumnya, PP Parmusi melaksanakan kegiatan santunan kepada anak-anak yatim dan dhuafa. Pada Ramadhan 1442 H kali ini PP Parmusi memberikan 145 paket santunan bagi anak-anak Yatim, janda-janda, dan warga dhuafa Jakarta dan sekitarnya, termasuk warga Bekasi.

“Kami juga menyiapkan bantuan kemanusiaan bagi saudara-saudara yang tertimpa musibah bencana alam di Pulau Kera, Malaka, dan Atambua Nusa Tenggara Timur (NTT). Insya Allah dananya sudah ada, nanti akan segera kami salurkan,” ungkap Ketua Panitia Parmusi Peduli Yatim dan Dhuafa, Saudah Yusuf, di sela-sela acara.

BACA JUGA: Demi Persatuan Umat, Parmusi Imbau Masyumi Bersatu

Saudah menjelaskan, untuk pemberian santunan kali ini PP Parmusi memberikan secara simbolik untuk menghindari penumpukan orang. Menurutnya aka nada tiga gelombang pemberian santunan yang akan dilaksanakan di wilayah lainnya.

Pada kesempatan itu, Ketua Bidang Sosial PP Parmusi, Nurhayati Payapo menjelaskan bahwa santunan yang diberikan merupakan komitmen Parmusi untuk tetap peduli kepada masyarakat di tengah kondisi sulit akibat pandemi Covid-19.

“Parmusi tetap menyapa dengan keterbatasan yang ada di tengah pandemi ini. Kali ini kami memberikan bantuan kepada anak yatim, ibu-ibu janda serta dhuafa, terutama yang terlibat di majelis taklim Parmusi Pusat,” jelas Onna, sapaan akrab Nurhayati Payapo di hadapan anak Yatim dan ibu-ibu janda penerima santunan.

BACA JUGA: FOTO: Parmusi Santuni Yatim dan Dhuafa

“Mohon maaf atas keterbatasan Parmusi. Jangan lihat besarnya santunan, tapi ini bentuk cinta Parmusi kepada masyarakat, meski saat ini jarang menyapa karena kondisi yang ada,” tambah Onna yang juga merupakan Ketua Muslimah Parmusi Pusat.

Onna menjelaskan, kendati dirundung wabah Covid-19, Parmusi di seluruh Indonesia tetap bergerak melaksanakan kegiatannya.

“Parmusi terus bergerak, terutama dengan Desa Madani yang didirikan Parmusi. melalui Desa Madani, Parmusi melakukan banyak kegiatan seputar dakwah, pendidikan, ekonomi, dan sosial. Alhamdulillah saat ini sudah ada 99 Desa Madani Parmusi di seluruh Indonesia, insya Allah nanti akan terus bertambah,” pungkasnya. (Fath)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here