Belajar Bijak pada Sebuah Garis

139

Muslim Obsession – Seorang Guru membuat garis sepanjang 1 meter di papan tulis. Ia lalu berkata kepada murid-muridnya, “Anak-anak, coba siapa yang bisa memperpendek garis ini?”

Beberapa siswa dan siswi berebut tunjuk tangan ke atas.

Siswa pertama maju ke depan. Ia menghapus 20 sentimeter dari garis itu, sehingga garis tersebut menjadi 80 sentimeter.

Pak Guru kemudian mempersilakan siswa kedua. Ia pun melakukan hal yang sama, sehingga sekarang garisnya tinggal 60 sentimeter.

BACA JUGA: Kisah Ular Buta dan Seekor Burung

Giliran siswa ketiga maju dan melakukan hal yang sama seperti dua temannya tadi. Begitupun siswa keempat yang mendapat giliran maju, ia menghapus garis tersebut, sehingga garis itu kini tersisa 20 sentimeter.

Terakhir, seorang siswi maju ke depan. Anehnya, ia mengambil penghapus untuk mengurangi garis yang sudah tinggal 20 sentimeter itu. Apa yang ia lakukan?

Siswi tersebut mengambil penggaris kayu, lalu membuat garis baru sepanjang 120 sentimeter atau lebih panjang dari garis pertama yang dibuat gurunya.

BACA JUGA: Santri yang Dicemburui

Sang Guru menepuk bahunya: “Kamu memang bijak. Untuk membuat garis itu menjadi pendek, kita memang tak perlu menghapusnya. Kita cukup membuat garis lain yang lebih panjang, maka garis pertama akan menjadi lebih pendek dengan sendirinya”.

Guru tersebut melanjutkan, “Untuk menjadi yang terbaik tak perlu menjatuhkan, menyingkirkan atau menjelekkan pihak lain. Cukup lakukan kebaikan yang lebih baik secara konsisten. Biarkan waktu yang akan membuktikan kualitas kita”.

“Jadi anak-anakku, yang perlu kalian pahami adalah: majulah tanpa menyingkirkan, naiklah tinggi tanpa menjatuhkan, jadilah baik tanpa harus menjelekkan, dan jadilah benar tanpa harus menyalahkan orang lain,” tutupnya. (Fath)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here