Bela Ustadz Farid Okbah, Parmusi Bentuk Tim Bantuan Hukum

621
Ustadz Farid Ahmad Okbah saat menjadi narasumber di Pengajian Ekonomi bertema “Menjadi Pengusaha yang Jujur” yang digelar Parmusi Business Center (PBC), Sabtu (30/10/2021) ba’da Shalat Subuh secara daring. (Foto: istimewa)

Jakarta, Muslim Obsession – Ketua Umum PP Parmusi (Persaudaraan Muslimin Indonesia) H. Usamah Hisyam menginstruksikan Lembaga Bantuan Hukum PARMUSI untuk membentuk tim bantuan hukum dan berkoordinasi kepada pihak keluarga serta tim hukum lainnya bagi pembelaan terhadap Ustadz Farid Okbah (UFO).

“Saya telah instruksikan Ketua LBH PARMUSI untuk membentuk tim bantuan hukum dan berkoordinasi kepada pihak keluarga serta tim hukum lainnya,” ujar Usamah lewat keterangan pers, Rabu (17/11/2021).

Lewat keterangannya, Usamah juga menginstruksikan seluruh pengurus, manager dakwah, dan para Dai PARMUSI di seluruh Indonesia, untuk tidak reaktif dan bersikap emosional terhadap status UFO.

BACA JUGA: Ketum Parmusi: Ustadz Farid Okbah Militan Berdakwah dan Kooperatif kepada Pemerintah

Sebaliknya, ia mengajak untuk tetap mendoakan UFO agar diberi perlindungan, ketabahan, dan kekuatan oleh Allah Swt., serta tidak mengeluarkan pernyataan-pernyataan yang kontra produktif bagi gerakan dakwah illallah.

Ia juga meminta agar para Dai PARMUSI untuk terus berdakwah di tengah-tengah umat. Menurutnya, ia akan mengawal serta bertanggung jawab langsung setiap upaya dakwah illallah yang dilaksanakan oleh setiap Dai PARMUSI dalam upaya membentuk Desa Madani secara hikmah dan konstitusional.

“Kepada segenap keluarga UFO saya harap agar bersabar menghadapi musibah ini dengan tetap sabar dalam ketaatan melaksanakan perintah dan larangan Allah Swt. Semoga Allah Swt meridhai perjuangan kita bersama,” ungkap Usamah.

Sebelumnya, dalam keterangan pers yang sama, Usamah juga menjelaskan bahwa selama bergabung dan menjabat Wakil Ketua Lembaga Dakwah PARMUSI (Periode 2015-2020), UFO memiliki tugas dan tanggung jawab untuk melaksanakan serta melakukan pembinaan dakwah ilallah terhadap lebih dari 5.000 Da’i PARMUSI di seluruh pelosok tanah air.

Sebagai Ketua Umum PARMUSI terpilih secara aklamasi untuk periode ke-2 dalam Muktamar IV PARMUSI tanggal 26-28 September 2020 yang dibuka Presiden Joko Widodo dan ditutup oleh Wapres KH. Ma’ruf Amin, Usamah mengaku telah memilih, mengangkat dan menetapkan UFO sebagai Ketua Bidang Agama Pengurus Harian Pusat PARMUSI (Periode 2020-2025) dengan beberapa pertimbangan.

“Pertama, UFO memiliki kesungguhan dan militansi dalam perjuangan dan pergerakan dakwah illallah. Kedua, UFO sangat tawa’dhu (rendah hati) dan sami’na wa atho’na (patuh mengikuti) di dalam melaksanakan strategi perjuangan dakwah illallah secara hikmah yang menjadi garis kebijakan PARMUSI secara nasional dengan program aksi prioritas membangun Manhaj Dakwah Desa Madani. UFO adalah salah seorang Instruktur/Pendakwah PARMUSI dalam membangun Desa Madani,” ujar Usamah dalam keterangan persnya, Rabu (17/11/2021).

Usamah menerangkan, dalam program aksi Desa Madani, PARMUSI melakukan pembinaan terhadap 5.000 Dai melalui dauroh setiap bulan secara bertahap. Bahkan, pada tanggal 26-28 September 2018 PARMUSI menggelar Jambore Nasional 5.000 Dai PARMUSI di Gunung Gede Pangrango Cianjur Jawa Barat.

“Acara itu juga dihadiri oleh Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian, Kepala Badan Intelkam Mabes Polri Komjen Luthfi Lubihanto, Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan Mabes Polri Irjen Listyo Sigit Prabowo (saat ini Kapolri) dan Kapolda Jawa Barat Irjen Agung Budi Maryoto (Selanjutnya pernah menjabat sebagai Kaba Intelkam Polri). Saat itu, UFO bertindak sebagai Panitia pengarah Jambore Nasional 5.000 Dai PARMUSI,” kata Usamah.

Berdasarkan pengalaman dan pengamatannya memimpin PARMUSI, Usamah menilai bahwa UFO sangat kooperatif dalam melaksanakan strategi dakwah, termasuk terhadap pemerintah.

Bahkan pada 29 Juni 2020 ketika Presiden Jokowi menerima permohonan audiensi Pengurus Pusat PARMUSI di Istana Negara, Usamah merekomendasikan penuh UFO sebagai salah seorang dari enam Pengurus Pusat PARMUSI yang diterima Presiden.

Saat itu, lanjut Usamah, ia mempersilakan UFO untuk secara langsung menyampaikan poin-poin penting kebijakan PARMUSI secara nasional yang berdimensi dakwah kepada Presiden Jokowi.

“Saya menyetujui bergabungnya UFO dalam kepengurusan PARMUSI periode 2015-2020, kemudian periode 2020-2025 justru untuk meneguhkan komitmen kebangsaannya kepada Republik Indonesia, dimana selama ini komitmen kebangsaan menjadi fondasi dasar PARMUSI dalam menjaga keutuhan NKRI,” terang Usamah. (Fath)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here