Ketum Parmusi: Ustadz Farid Okbah Militan Berdakwah dan Kooperatif kepada Pemerintah

192
Usamah Hisyam
Ketua Umum PP Parmusi, H. Usamah Hisyam.

Jakarta, Muslim Obsession – Ketua Umum PP Parmusi (Persaudaraan Muslimin Indonesia) H. Usamah Hisyam turut prihatin atas penangkapan dan penahanan Ustadz Ahmad Farid Okbah (UFO) serta dua ulama lainnya, yakni AA dan AZ oleh Densus 88 di kawasan Bekasi Jawa Barat pada subuh, Selasa (16/11/2021).

Usamah menjelaskan, selama bergabung dan menjabat Wakil Ketua Lembaga Dakwah PARMUSI (Periode 2015-2020), UFO memiliki tugas dan tanggung jawab untuk melaksanakan serta melakukan pembinaan dakwah ilallah terhadap lebih dari 5.000 Da’i PARMUSI di seluruh pelosok tanah air.

Sebagai Ketua Umum PARMUSI terpilih secara aklamasi untuk periode ke-2 dalam Muktamar IV PARMUSI tanggal 26-28 September 2020 yang dibuka Presiden Joko Widodo dan ditutup oleh Wapres KH. Ma’ruf Amin, Usamah mengaku telah memilih, mengangkat dan menetapkan UFO sebagai Ketua Bidang Agama Pengurus Harian Pusat PARMUSI (Periode 2020-2025) dengan beberapa pertimbangan.

“Pertama, UFO memiliki kesungguhan dan militansi dalam perjuangan dan pergerakan dakwah illallah. Kedua, UFO sangat tawa’dhu (rendah hati) dan sami’na wa atho’na (patuh mengikuti) di dalam melaksanakan strategi perjuangan dakwah illallah secara hikmah yang menjadi garis kebijakan PARMUSI secara nasional dengan program aksi prioritas membangun Manhaj Dakwah Desa Madani. UFO adalah salah seorang Instruktur/Pendakwah PARMUSI dalam membangun Desa Madani,” ujar Usamah dalam keterangan persnya, Rabu (17/11/2021).

Usamah menerangkan, dalam program aksi Desa Madani, PARMUSI melakukan pembinaan terhadap 5.000 Dai melalui dauroh setiap bulan secara bertahap. Bahkan, pada tanggal 26-28 September 2018 PARMUSI menggelar Jambore Nasional 5.000 Dai PARMUSI di Gunung Gede Pangrango Cianjur Jawa Barat.

“Acara itu juga dihadiri oleh Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian, Kepala Badan Intelkam Mabes Polri Komjen Luthfi Lubihanto, Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan Mabes Polri Irjen Listyo Sigit Prabowo (saat ini Kapolri) dan Kapolda Jawa Barat Irjen Agung Budi Maryoto (Selanjutnya pernah menjabat sebagai Kaba Intelkam Polri). Saat itu, UFO bertindak sebagai Panitia pengarah Jambore Nasional 5.000 Dai PARMUSI,” kata Usamah.

Berdasarkan pengalaman dan pengamatannya memimpin PARMUSI, Usamah menilai bahwa UFO sangat kooperatif dalam melaksanakan strategi dakwah, termasuk terhadap pemerintah.

Bahkan pada 29 Juni 2020 ketika Presiden Jokowi menerima permohonan audiensi Pengurus Pusat PARMUSI di Istana Negara, Usamah merekomendasikan penuh UFO sebagai salah seorang dari enam Pengurus Pusat PARMUSI yang diterima Presiden.

Saat itu, lanjut Usamah, ia mempersilakan UFO untuk secara langsung menyampaikan poin-poin penting kebijakan PARMUSI secara nasional yang berdimensi dakwah kepada Presiden Jokowi.

“Saya menyetujui bergabungnya UFO dalam kepengurusan PARMUSI periode 2015-2020, kemudian periode 2020-2025 justru untuk meneguhkan komitmen kebangsaannya kepada Republik Indonesia, di mana selama ini komitmen kebangsaan menjadi fondasi dasar PARMUSI dalam menjaga keutuhan NKRI,” terang Usamah.

Usamah mengatakan, keinginan UFO untuk masuk ke gelanggang politik juga telah dikoordinasikan langsung dengannya. Ia mengaku menyetujui keinginan UFO menjadi Ketua Umum Partai Dakwah Rakyat Indonesia (PDRI) sebagai cara konstitusional untuk memperjuangkan aspirasi umat dengan cara-cara yang demokratis konstitusional.

Atas dasar interaksi sosial sebagai pimpinan dan penanggung jawab Ormas PARMUSI dengan UFO, Usamah mengaku sangat terkejut dan prihatin terhadap penetapan UFO sebagai tersangka kasus terorisme.

Kendati demikian, Usamah menghormati setinggi-tingginya kewenangan Aparatur Kepolisian sebagai Penegak Hukum dalam melaksanakan tugas dan fungsinya dalam upaya menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat khususnya Densus 88.

“Namun demikian saya juga memohon kepada Bapak Kapolri agar di dalam penegakkan hukum, aparatur kepolisian terutama Densus 88 menghargai dan menghormati Asas Praduga Tak Bersalah dengan melaksanakan proses hukum yang transparan sehingga tidak terjadi character assassination terhadap UFO,” tegasnya. (Fath)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here