4 Hal Penyebab Orang Jadi Sombong

358

Oleh: Abdan Syakura (Aktivis dakwah Al-Mahsyar)

Rasulullah ﷺ mengancaman keras orang yang memiliki sifat sombong. Beliau menegaskan bahwa orang-orang yang memiliki kesombongan, meskipun sangat kecil tapi bisa membuatnya tak masuk surga.

Dari ‘Abdullah bin Mas’ud, Nabi Muhammad ﷺ bersabda,

لاَ يَدْخُلُ الْجَنَّةَ مَنْ كَانَ فِى قَلْبِهِ مِثْقَالُ ذَرَّةٍ مِنْ كِبْرٍ

“Tidak akan masuk surga yaitu orang yang dalam hatinya terdapat kesombongan sebesar semut kecil,” (HR. Muslim).

Setidaknya ada empat hal yang menjadikan seseorang bisa menjadi sombong. Keempatnya sangat dekat dengan kehidupan setiap manusia, sehingga siapapun berpotensi terjebak di dalamnya.

Baca juga: 8 Pintu Keberkahan di Dalam Rumah

Pertama, ziyadatul maal atau bertambahnya harta. Orang yang tak memiliki tatanan iman yang kuat akan mudah tergelincir rayuan setan.

Ketika dia menjadi orang yang merasa lebih berharta dibanding orang lain, ia akan dengan mudah menghina orang lain. Orang yang sombong pada kategori ini, umumnya senang berbuat riya dengan memamerkan harta yang dimilikinya.

Kedua, ziyadatul mansib atau bertambahnya kedudukan. Jabatan tinggi, baik di tempat kerja maupun di masyarakat seringkali menyebabkan orang tinggi hati. Ia akan semena-mena memimpin tanpa mengindahkan prinsip keadilan.

Ciri lainnya, ia mudah meremehkan manusia dengan memandang orang lain terutama bawahannya sebagai orang-orang yang tak selevel dengannya.

Baca juga: Kebodohan dan Tiga Tandanya

Ketiga, ziyaadatul ilmi atau bertambahnya ilmu. Iblis paling senang dengan orang pintar namun imannya lemah. Masuk dalam kategori ini adalah mereka yang seringkali merasa paling benar, senang menguasai pembicaraan dengan nada suara yang ditinggikan, dan menolak pendapat orang lain meskipun itu sebenarnya benar.

Dari ‘Abdullah bin ‘Abbas, Nabi ﷺ bersabda,

الْكِبْرُ بَطَرُ الْحَقِّ وَغَمْطُ النَّاسِ

“Sombong adalah menolak kebenaran dan meremehkan manusia,” (HR. Muslim).

Dan keempat, ziyaadatut tha’ah atau bertambahnya ketaatan. Semakin taat dan semakin meningkat ibadah seseorang kepada Allah Ta’ala, juga berpeluang untuk bisa terkena penyakit sombong.

Kategori ini seringkali tak diduga. Tampak rajin ibadah, terlihat santun, namun di hatinya mudah merasa paling taat dan ahli surga. Sebaliknya, ia senang memandang orang-orang yang malas beribadah sebagai kelompok yang hina dan akan masuk neraka.

Semoga Allah Ta’ala menjaga hati kita untuk terhindar dari sombong dan penyakit-penyakit hati lainnya. Aamiin.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here