Wujudkan Indonesia Sejahtera dengan Desa Madani

697
Rakernas Parmusi 2018
Rakernas Parmusi yang dihadiri Pengurus Pusat dan Pengurus Wilayah se-Indonesia pada Jumat (12/1/2018) di Jakarta, salah satunya, menghasilkan keputusan untuk menggerakkan kembali Desa Madani.

Muslim Obsession – Persaudaraan Muslimin Indonesia (Parmusi) telah menetapkan arah perjuangan organisasi melalui jalan dakwah. Tak lagi ada istilah political oriented, melainkan dakwah oriented. Oleh karenanya, kini Parmusi tak lagi eksklusif dan menjadi underbow sebuah partai politik manapun. Parmusi bersifat inklusif, terbuka bagi seluruh umat Islam.

Konsep ini ditegaskan berkali-kali oleh Ketua Umum Parmusi, H. Usamah Hisyam, dalam setiap kesempatan berkunjung ke berbagai daerah. Menurutnya, asal dia muslim, Parmusi akan membuka diri dan menerima dengan suka hati.

Pada konteks itu, Parmusi membangun paradigma baru, yakni menjadi organisasi Islam yang melakukan connecting muslim atau wadah persaudaraan bagi umat Islam. Melalui paradigma baru ini Parmusi fokus untuk berdakwah di bidang sosial, ekonomi, dan Pendidikan.

“Tema tersebut memiliki implikasi bahwa Parmusi tak lagi bersifat eksklusif dalam semua dimensi, tetapi akan mengembangkan inklusifitas sebagai saluran aspirasi umat Islam Indonesia,” kata Usamah dalam Pembekalan dan Orientasi Perkaderan Parmusi yang bertema ‘Paradigma Baru Parmusi Sebagai Connecting Muslim Berbasis Sosial, Ekonomi, dan Dakwah’ di Jakarta, Jumat (3/7/2015) silam.

Dai Parmusi 2
Daya panggil Parmusi untuk menghadirkan para dai terbilang luar biasa. Workshop Dakwah yang digelar di Kabupaten Luwu mampu menarik kehadiran 150-an dai di salah satu kabupaten di Sulawesi Selatan tersebut.

Usamah meyakini dengan paradigma baru tersebut, Parmusi akan mampu mencetak kader-kader sosial, politik, dan dakwah yang memiliki sociopreneurship tangguh, sehingga lebih siap ketika terjun di legislatif maupun eksekutif untuk mewarnai berbagai kebijakan kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Dalam perjalanannya, Parmusi perlu segera mewujudkan visi organisasi. Yakni mewujudkan masyarakat madani yang Islami sejahtera lahir dan batin dalam kehidupan berbangsa dan bernegara Indonesia, yaitu masyarakat Indonesia yang berorientasi pada keimanan dan ketakwaan, keilmuan, keadilan, kemajuan dan kebersamaan.

Upaya percepatan itu dilakukan secara massif di berbagai sektor, baik pembinaan organisasi bagi kader dan dai, maupun penyiapan lahan pekerjaan dan fasilitas pendidikan. Termasuk di antaranya merealisasikan program One District Five Dais (ODFD) dan Desa Madani pada tahun 2018 ini.

Program ODFD dan Desa Madani ini berjalan seiringan. Para dai yang telah mendapatkan pelatihan inilah nantinya yang akan berperan penting dalam keberhasilan Desa Madani. Para dai tak melulu dilatih berceramah dan menguasai ilmu agama, tetapi juga harus tampil sebagai seorang leader yang memiliki karakter sociopreneurship dan piawai bermasyarakat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here