WHO: Kecanduan Main Game Termasuk Gangguan Kejiwaan

200
Kecanduan Game (Ilustrasi/ Gadgetstouse)

Muslim Obsession – Data menemukan bahwa lebih dari 20 persen orang berusia 20-40 tahun memiliki kebiasaan main game, bahkan sampai mengalami kecanduan yang mengarah pada gangguan kejiwaan.

Bermain game merupakan hal yang lumrah dan wajar untuk dilakukan, namun pemain game harus berhati-hati. Jangan sampai dirinya mengalami kecanduan bermain game.

Sejak tahun 2018, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan bahwa kecanduan main game atau juga disebut gaming disorder menjadi salah satu penyakit gangguan kejiwaan yang membutuhkan pengobatan khusus.

Menurut WHO, penyakit kecanduan main game memiliki prinsip yang hampir serupa dengan kecanduan lainnya, seperti kecanduan narkoba atau kecanduan berjudi.

Tanda orang kecanduan main game

Namun, tak semua orang yang hobi bermain game mengalami gangguan kejiwaan gaming disorder. Menurut definisi yang ditetapkan WHO, seseorang mengalami kecanduan game apabila terdapat gejala berikut ini:

  1. Tidak bisa mengendalikan keinginannya untuk bermain game.
  2. Menjadikan aktivitas bermain game sebagai prioritas utama dalam kegiatan sehari-hari, lebih penting daripada studi atau pekerjaan dan aktivitas merawat diri seperti mandi dan makan.
  3. Terus bermain game meskipun sudah ada dampak negatif yang dialami, misalnya menjadi tidak optimal dalam belajar atau bekerja.
  4. Gejala-gejala di atas mengganggu pendidikan atau pekerjaan, serta mengganggu relasi seseorang dengan keluarga atau lingkungan sekitarnya.
  5. Gejala-gejala di atas berlangsung selama 12 bulan atau lebih.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here