Wahai Perokok, Takutlah pada Doa Orang yang Terzhalimi

96
Rokok (Foto: Tribunnews)

Oleh: Ustadz dr. Raehanul Bahraen, M.Sc, Sp.PK (Pengemban Dakwah)

Kepada saudaraku para perokok, maaf, kami hanya memberikan saran atau kalau bisa dibilang nasihat, karena hidup ini adalah saling menasihati dan terkadang nasihat itu seperti obat: “Pahit ditelan tapi menyembuhkan”.

Tentu kami selalu mendoakan saudaraku kami para perokok agar segera bisa berhenti total merokok untuk kebaikan dirinya, kebaikan istri, anak bayi dan keluarganya. Kami pun sangat yakin hati kecil anda sangat ingin berhenti merokok, semoga Anda dimudahkan.

Saudaraku para perokok, kami tidak bisa melarang kalian merokok secara total, tapi perhatikan sekeliling anda sebelum merokok, karena semua orang mengakui bahwa bau asap rokok itu sangat mengganggu bagi orang lain.

Coba perhatikan beberapa tempat yang “dilarang merokok” atau “ada ruangan khusus untuk perokok”.

BACA JUGA: Menko PMK Tegaskan Pelanggar Aturan Rokok Bisa Dikenai Sanksi

Kenapa ada ruang khusus? Ya karena semua sepakat rokok dan asap rokok MENGANGGU dan MENZHALIMI orang lain.

Ada di antara mereka yang langsung mual dan pusing hanya karena mencium sedikit baru rokok. Ada juga yang harus menyingkir jauh setelah duduk-duduk enak di sebuah tempat, hanya karena anda dengan santai menyalakan rokok dan menghembuskan sisa dari mulut anda untuk dihirup ke orang lain.

Sebagian orang harus membawa jauh anak kecil dan bayinya karena anda tiba-tiba merokok dengan santai di sekitat mereka.

Belum lagi yang merokok sambil naik motor di mana abu, api kecil dan asapnya menganggu penggendara yang lainnya.

Saudaraku para perokok, tidak kah engkau khawatir mereka yang merasa terganggu dengan asap rokokmu itu tiba-tiba berdoa kejelekan pada-mu, entah itu mereka panjatkan doa jelek itu sengaja atau tidak sangaja karena mungkin jengkel.

BACA JUGA: Awas! Ini Sederet Bahaya Kesehatan yang Mengintai Wanita Perokok

Ketahuilah, doa orang yang terdzalimi dikabulkan oleh Allah.

Nabi Shalallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

ثَلاَثُ دَعَوَاتٍ مُسْتَجَابَاتٌ، لاَ شَكَّ فِيْهِنَّ: دَعْوَةُ الْوَالِدِ عَلَى وَلَدِهِ، وَدَعْوَةُ الْمُسَافِرِ، وَدَعْوَةُ الْمَظْلُوْمِ

“Ada tiga doa yang dikabulkan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala yang tidak diragukan tentang doaa ini: (1) doa kedua orang tua terhadap anaknya (2) doa musafir (3) doa orang yang dizhalimi,” (HR. Al-Bukhari dalam Al-Adabul Mufrad no. 32).

Hendaknya hati-hati, jika hidup anda tenang-tenang saja karena bisa jadi doa jelek itu dikabulkan di kemudian hari, bisa jadi di masa tuamu, atau doa kejelekan itu menimpa keluarga dan hartamu esok atau yang lebih mengerikan, akan menjadi keburukan di hari Kiamat.

Entah berapa orang yang telah terzalimi yang engkau harus minta diputihkan dengan pahalamu dan bangkrut di kemudiannya.

BACA JUGA: Bukan Penghilang Stres, Merokok Justru Pemicu Depresi

Sebagaimana pertanyaan pada pada fatwa berikut:

: هل دعوة المظلوم مستجابة في الدنيا أم أنها قد تؤجل في الآخرة؟

“Apalah doa orang yang terdzalimi mustajab di dunia atau mustajab diakhirkan di akhirat kelak?”

Jawabannya bisa jadi dikabulkan di dunia dan bisa juga di akhirat:

واستجابة الدعوة إما أن تكون بتحقق المطلوب، أو أن يدفع عنه من السوء مثلها مما كان مقدرًا عليه، أو يدخر له من الأجر مثلها يوم القيامة؛

“Terkabulnya doa bisa jadi terwujud apa yang diminta (di dunia) atau dapat mencegah keburukan sesuai kadar doa atau disimpan untuk sebagai pahala di hari kiamat” [Fatwa Al-Lajnah no. 25144].

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here