Upaya Pencarian Vaksin Halal, Anggota OKI dan PBB Akan Gelar Rapat di Jakarta

389
Dunia Islam dalam Pencarian vaksin halal (Foto: Istimewa)

Jakarta, Muslim Obsession – Indonesia akan menjadi tuan rumah pertemuan pertama kepala Badan Pengatur Obat Nasional (NMRA) dari sekitar 56 anggota Organisasi Kerjasama Islam (OKI) di Jakarta pada 21 dan 22 November 2018 mendatang.

Pertemuan ini akan dihadiri oleh para delegasi dari Dunia Organisasi Kesehatan, UNICEF, Bank Pembangunan Islam dan produsen vaksin dan obat-obatan terkemuka.

Mereka akan membahas isu-isu strategis yang menjadi keprihatinan bersama yang berdampak pada dunia Islam, termasuk bagaimana memperkuat kolaborasi menuju kemandirian dalam obat-obatan dan vaksin.

Laporan kesehatan OKI 2017 yang diterbitkan oleh Pusat Penelitian dan Pelatihan Statistik, Ekonomi dan Sosial untuk Negara-Negara Islam (SESRIC) menyajikan situasi kesehatan yang mengkhawatirkan

“Terutama di negara-negara yang terkena dampak konflik dan masih menderita kemiskinan ekstrim. Jika tidak segera diselesaikan melalui tindakan kolektif oleh negara-negara di dunia Islam, hal itu akan mempengaruhi kemampuan regulator di negara-negara untuk menyediakan akses ke kesehatan dasar, obat-obatan penting dan vaksin,” ujar kepala Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM).

Selanjutnya, otoritas pengatur obat-obatan dari negara-negara OKI menghadapi tekanan dan tantangan yang rumit. Mereka harus memastikan kinerja mereka sesuai dengan standar internasional dan mampu memberikan peran pengawasan yang kuat untuk menjamin bahwa obat-obatan dan vaksin yang dipasarkan dan dikonsumsi oleh masyarakat aman, berkualitas tinggi dan berkhasiat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here