Tips Jamaah Haji Agar Tak Diserang Heartstroke

149
Jamaah Haji mengenakan payung (Foto: Kabarjatim)

Jakarta, Muslim Obsession – Suhu di Makkah pagi ini 38 derajat celsius dan diperkirakan meningkat pada sore hari nanti mencapai 43 derajat celsius. Cuaca panas yang terus menerus menerpa, berpotensi menyebabkan jamaah haji terkena heartstroke.

Heatstroke adalah kondisi yang disebabkan karena suhu tubuh kita meningkat. Keadaan ini biasanya akibat paparan yang terlalu lama atau aktivitas fisik pada suhu tinggi.

”Kondisi ini bisa mengancam nyawa. Jamaah diharapkan menggunakan APD (Alat Pelindung Diri) yang telah dibagikan,” kata Kepala Pusat Kesehatan Haji Eka Jusuf Singka, sebagaimana dikutip Muslim Obsession dari situs Depkes, Kamis (9/8/2018).

Eka menyebutkan beberapa tanda dan gejala heatstroke yaitu suhu tubuh lebih dari 40 derajat celsius, perubahan keadaan mental atau perilaku seperti kebingungan ucapan yang tidak jelas, dan kejang.

Ada juga gejala perubahan keringat. Pada sengatan panas, kulit kita akan terasa panas dan kering saat disentuh. Timbul mual dan muntah, jantung berdebar cepat, napas bisa menjadi cepat dan dangkal, serta sakit kepala berdenyut.

Agar tidak terjadi kondisi ini, Eka mengingatkan jamaah untuk sering minum dan jangan menunggu haus. Jamaah juga diimbau sering semprotkan air pada bagian kulit yang terbuka seperti muka dan tangan, gunakan payung dan topi saat di luar gedung.

”Jika mengalami tanda dan gejala seperti di atas segera hubungi tenaga kesehatan terdekat,” pesan Eka. (Vina)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here