Tim Tanggap Darurat Kemenag Bantu Korban Kebakaran IIQ

798

Cinangka, Muslim Obsession – Tim tanggap darurat Kementerian Agama (Kemenag) yang baru pulang meninjau korban terdampak gempa Palu, langsung bergerak menuju asrama mahasiswi Pesantren Tahassus Institut Ilmu Al Quran (IIQ).

Tempat ini pada Jumat sore (12/10/2018) mengalami musibah kebakaran yang menghanguskan 60% bangunan.

Tim yang dipimpin Staf Ahli Menteri Agama, Oman Fathurahman dan Kepala Biro Umum Syafrizal ini datang untuk melakukan identifikasi korban, sekaligus melakukan langkah tanggap darurat.

“Tidak ada korban jiwa. Ada dua orang luka ringan dan dirawat di Rumah sakit Gaplek,” terang Syafrizal seperti dilansir Kemenag, Sabtu (13/10/2018).

Menurut Syafrizal, dari hasil identifikasi, jumlah korban terdampak mencapai 238 mahasiswi. Kondisinya, semua barang mereka ikut terbakar, antara lain pakaian, ijazah, laptop, dan barang berharga lainnya.

Sebanyak 80 mahasiswi, lanjut Syafrizal, sudah dievakuasi ke Syahida Inn, UIN Syarif Hidayatullah Ciputat. Sementara sebagian lainnya, menginap di rumah alumni.

“Saat ini yang paling dibutuhkan antara lain makanan, mukena, jilbab, pakaian, dan kebutuhan pokok lainnya bagi kaum perempuan,” tutur Syafrizal.

Syafrizal menjelaskan, Kementerian Agama menyiapkan empat unit bus dan mengirim serta menyiapkan makanan bagi korban terdampak.

“Kemenag juga memberikan bantuan kepada 238 korban terdampak, masing-masing satu juta rupiah,” ujarnya.

“Kemenag juga telah menyewa kamar di Syahida Inn untuk mahasiswi. Juga menyiapkan mukenah dan kebutuhan lainnya bagi perempuan,” tandasnya.

Untuk diketahui, Kemenag membentuk tim tanggap darurat bagi penanganan korban terdampak bencana, baik itu gempa, tsunami, kebakaran, dan lainnya. Tim ini bertugas membantu korban terdampak. Tim sudah bertugas saat di Lombok, NTB, dan Palu-Donggala, Sulteng.

“IIQ bagian dari stakeholders Kemenag, dan sudah seharusnya Kemenag membantu,” tandasnya.

Kesigapan tim Kemenag mendapat apresiasi dari Rully Chairul Azwar selaku Ketua Yayasan IIQ yang juga pimpinan Fraksi Golkar DPR.

Institut Ilmu Al Quran (IIQ) merupakan lembaga pendidikan tinggi yang menggabungkan sistem pendidikan pesantren dan perguruan tinggi dengan orientasi mencetak ulama wanita yang hafal Al-Quran, intelek, berwawasan luas dan ahli di bidang Ulumul Quran. (Fath)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here