Tim SAR DMC Dompet Dhuafa Evakuasi Warga Terdampak Banjir Di Jakarta

100

Jakarta, Muslim Obsession – Hujan lebat yang mengguyur ibu kota sejak kemarin Jumat hingga Sabtu (20/2/2021) pagi mengakibatkan sejumlah pemukiman di Jakarta dan sekitarnya terendam banjir.

Untuk membantu evakuasi korban banjir, Dompet Dhuafa (DD) segera menurunkan Tim SAR Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa  (DD) ke sejumlah wilayah di Jakarta dan sekitarnya.

“Hingga kemarin Jumat, tim sudah turun Cipinang Melayu dan Tanjung Sangyang, dan pada Sabtu pagi ini tim terjun di Total Persada dan Pasar Minggu. Pagi ini semua tim diterjunkan ke lokasi banjir,” ujar Erwandi Saputra, selaku Koordinator Tim SAR DMC DD Banjir Jakarta dan sekitarnya.

Menurut Erwandi, Tim SAR DMC-DD menerjunkan 7 unit perahu. Selain melakukan evakuasi, Tim SAR DMC-DD juga diterjunkan untuk melakukan pendataan, sehingga dapat direncanakan pengadaan pelayanan kesehatan dan dapur keliling.

“Dari pagi ini Tim SAR DMC DD terus menyisir sejumlah gang-gang di sebagian wilayah Jakarta dan sekitarnya. Proses evakuasi di Jalan Tanjung Sanyang RW 08 Kelurahan Cawang, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur,” urai Erwandi.

Menurutnya, Tim SAR DMC-DD juga sudah melakukan proses evakuasi di Cipinang Melayu, Makasar, Jakarta Timur, sejak kemarin Jumat (19/2), dengan sejumlah lansia hingga jenazah turut dievakuasi dari kepungan banjir di wilayah tersebut.

Hujan terus mengguyur wilayah Jakarta dan sekitarnya, berdasarkan informasi yang diperoleh dari Tim Reaksi Analisis dan Kebencanaan (TREAK), PSTA-LAPAN @lapan_ri.

Prediksi Sadewa-LAPAN menunjukkan, hujan dini hari lebat yang meliputi wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi hingga Karawang berpotensi terjadi lagi pada 20 dan 21 Februari 2021. Diperkirakan intensitas > 10 mm/jam terjadi dalam durasi sekitar 3-4 jam pada 20 dan 21 Februari 2021.

Komandan Respon Nasional Shofa Qudus mengatakan bahwa Tim SAR DMC-DD tidak hanya menangani banjir di Jabodetabek, melainkan juga terjun ke berbagai bencana di tanah air, seperti banjir di Kalimantan Selatan, Gempa di Sulawesi Barat, Banjir di Pamanukan dan Indramayu hingga longsor di Nganjuk.

“Tidak hanya evakuasi dan pendataan, kami juga menerjunkan tim kesehatan hingga dapur keliling dalam memenuhi asupan gizi bagi para pengungsi. Dan kami pun menyiapkan berbagai program pasca bencana diberbagai wilayah tersebut,” tegas Shofa. (Fath)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here