Tiga Akar Dosa yang Jarang Diketahui Orang

286
Ustadz Salim A Fillah.
Ustadz Salim A Fillah.

Jakarta, Muslim Obsession – Manusia itu tempatnya salah dan dosa. Karena Allah Swt. Memberikan ujian-ujian kepada manusia dalam kehidupannya yang memungkinkan bagi manusia untuk bersalah dan berbuat dosa. Namun demikian, Allah juga selalu membuka kesempatan untuk bertaubat bagi hamba-Nya.

Menurut Ustadz Salim A Fillah, dosa ini punya akar. Tiga akar dosa yang dimaksud Ustadz Salim adalah kesombongan, ketamakan, dan kedengkian.

Ia menjelaskan bawa dalam kisah Al-Quran tentang awal amanah ibadah dan pemakmuran pada insan, akan ditemukan tiga akar dosa tersebut.

“Kesombongan dimiliki Iblis, ketamakan menyergap Adam dan Hawa, Hasad-Dengki menguasai salah satu putra mereka. Jika kita sebut bentuk-bentuk dosa lain; hampir pasti mereka bisa diturut ke ketiga penyakit ini. Seakan yang lain itu hanya ekspresi,” katanya seperti dikutip dari akun Instagram peribadinya @salimafillah, Jumat (18/10/2019).

Menurut Salim, sombong, tamak, dan dengki adalah penyakit yang menyerang hati. Dari hati yang sakit itu, bermacam ekspresi durhaka dan nista terlahir.

Lihat Iblis: Kesombongan bertahta di hati yang enggan berkebaikan, lalu akalnya mencari pembenaran dengan merasa punya kelebihan.

Dari enggan berkebaikan, Salim menambahkan, rasa sombong bermuara sikap menolak kebenaran dan meremehkan pihak lain. Sebelumnya, ia membunuh akal sehat.

“Akar dosa yang selanjutnya adalah ketamakan. Hidup di surga tetap membuat Adam dan Hawa tergoda tuk jadi berkuasa atau abadi seperti yang dibisikkan syaithan jika mereka mau melanggar larangan. Ketamakan dari kurangnya syukur dan suka membanding kekurangan diri dengan kelebihan pihak lain,” terangnya.

Hampir semua dosa yang dilahirkan ketamakan melanggar hak-hak pihak lain, baik itu di bidang syahwat harta, wanita, maupun tahta.

Tamak harta lahirkan dosa; menipu, mencuri, merampok, korupsi, kikir, dst. Tamak akan wanita (juga pria), lahir zina dan semua kekejian.

Tamak akan kuasa juga melahirkan banyak kezhaliman; menjilat nan di atas, menyikut yang di samping, menginjak yang di bawah.

“Akar dosa yang ketiga adalah dengki. Putra Adam itu tak rela saudaranya diterima kurbannya, atau mendapat karunia yang dia anggap lebih baik. Dengki kadang memang berawal dari luka hati; tapi sering jua kurang syukurnya diri. Inilah dosa yang paling menyengsarakan pelakunya,” ujarnya.

Dengki, adalah dosa yang menyakiti sesama dengan kata-kata dan tindakan; menyakiti diri sendiri dengan prasangka, perasaan, fikiran, dan telaah.

“Dengki itu lucu; ia menenggak racun ke kerongkongan sendiri tapi berharap orang lain yang mati. Dengki itu tega, seperti pembunuhan putra Adam pada saudaranya,” pungkasnya. (Way)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here