Tidak Sembarangan, Ustadz Abdul Somad Punya Tukang Cukur Pilihan

48
Ustadz Abdul Somad (UAS) saat dicukur rambutnya. (Foto: IG)

Muslim Obsession – Dai kondang Ustadz Abdul Somad (UAS) ternyata tak sembarangan memilih tukang cukur rambut. Hal ini tampak dalam cerita yang diunggah UAS di akun Instagramnya, saat ia minta dicarikan tukang cukur.

“Ustadz Hatta, tolong carikan tukang pangkas yang tempatnya kurang bagus. Yang kira-kira dari pagi dia belum dapat pelanggan,” ujar UAS.

Ustadz Hatta lalu mengajak UAS keliling Balikpapan. Hampir semua tempat cukur rambut di Balikpapan memiliki bangunan yang bagus. Hingga akhirnya, mereka sampai di satu tempat cukur rambut, dimana dindingnya terbuat dari papan, tidak menggunakan AC (air conditioner).

“Bismillah, kita turun di sini,” kata UAS kepada rekannya.

Saat mencukur rambut UAS, Ustadz Hatta bertanya kepada si abang tukang cukur, “Kenal Bang?”

“Ya, tapi ragu, malu kalau salah. Tapi memang sudah lama ingin jumpa,” jawab si abang.

“Kalau jumpa, abang mau nanya apa?” kata Ustadz Hendri.

“Ada satu. Tapi sudah terjawab di video Ustadz Somad. Tentang gadai sawah. Anak saya masuk pondok. Saya takut anak saya makan haram,” jawabnya.

Mendengar jawaban si abang tukang cukur, membuat UAS bahagia. Pada tulisan selanjutnya, UAS pun mengunggah kekagumannya kepada si tukang cukur. Tak lupa, UAS menyampaikan alasan mengapa ia memilih tempat cukur yang sederhana tersebut.

“Allahu Akbar, masih ada orang-orang yang hatinya dijaga Allah, masih ada rasa takut kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Mengapa mesti mencari tempat potong rambut yang dinding kayu di tepi jalan? Karena tempat yang bagus-bagus itu pelanggannya sudah banyak. Sedangkan tempat-tempat yang kurang layak, panas, kurang pelanggan, paling tidak kita bisa bantu mereka dengan semangat.

Surprise, membuat detak jantung mereka merasakan sesuatu yang baru. Menyenangkan hati orang juga bagian dari amal sholih. Ketika hati mereka senang, bahagia, spontan lidah dan hatinya yang tulus berdoa, terketuk pintu-pintu langit menurunkan rahmat dan barokah,” pungkasnya. (Fath)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here