Terbangun Karena Mimpi Buruk dan Cara Menyikapinya

Oleh: A. Hamid Husain (Alumni Pondok Modern Gontor, King Abdul Aziz University, dan Ummul Qura University) Jika mimpi buruk dan terbangun, maka segeralah duduk tenang, dan berdoa memohon perlindungan Allah Ta’ala. Rasulullah ﷺ membimbing umatnya melakukan sebagai berikut:
- Berdoa
اَللهُ رَبِّيْ لَا شَرِيْكَ لَهُ. أَعُوْذُ بِكَلِمَاتِ اللهِ التَّامَّات مِنْ غَضَبِهِ وَعقابه و مِنْ شَرِّ عِبَادِهِ وَمِنْ هَمَزَاتِ الشَّيَاطِيْنِ وَأَنْ يَحْضُرُوْنِ
Allaahu Rabbii, laa syariika lahuu. A‘uudzu bikalimaatil Laahit taammaati min ghadhabihi wa 'iqaabihii, wa min syarri "ibaadihii wa min hamazaatis syayaatiini wa an yahdhuruun “Allah Tuhanku. Tiada sekutu bagi-Nya. Aku berlindung dengan Kalimat Allah yang Maha sempurna dari murka-Nya, dan dari siksaNya, dan dari kejahatan para hamba-Nya, dan godaan setan. Aku juga berlindung kepada-Nya dari kepungan setan itu.” Doa lainnya:أَللَّهُمَّ إِنِّى أَعُوْذُ بِكَ مِنْ عَمَلِ الشَّيْطَان وَسَيِّئاَتِ اْلأَحْلاَمِ
Allaahumma innii a’uuzu biKa min ‘amalis syaithoni wa sayyiaatil ahlaam “Yaa Allah, aku berlindung padaMu dari perbuatan setan dan buruknya mimpi.” BACA JUGA: Dosa Ghibah Lebih Besar dari Zina- Mimpi Buruk dari Setan
- Meludah 3 Kali
- Membawa Ta’awudz
أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ
A’uudzu billaahi minasy syaithaanir rajiim “Aku berlindung pada Allah dari godaan setan yang terkutuk”.- Shalat
- Mengubah Posisi Tidur atau Pindah Tempat
- Tidak Bercerita
- Tidak Menafsirkan Mimpinya
- Selalu lah berfikir positif atau husnuzhzhan. Jauhi penafsiran negatid atau su-uzhzhan, karena apa yang kita pikirkan itu adalah doa.
- Allah Ta’ala selalu menyesuaikan apa yang disangkakan pikiran kita.
- Hanya Allah Ta’ala Yang Mampu Melindungi kita, maka berbanyaklah TA'AWWUDZ, yaitu mengucapkan: "A'uudzu Billaahi Minas Syaithaanir Rajiim", minimal diulangi 3 kali.
Dapatkan update muslimobsession.com melalui whatsapp dengan mengikuti channel kami di Obsession Media Group
































