Temui Ormas Islam, Kapolri Cerita Awal Kariernya

550
Tito-Karnavian
Tito Sambangi Kantor DDII (Photo: Kiblat.net)

Jakarta, Muslim Obsession – Kapolri Jendral Pol Tito Karnavian beserta jajaran Mabes Polres Jakarta Pusat mengunjungi kantor Dewan Dakwah Islam Indonesia (DDII) di Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Rabu (7/2/2018).

Kunjungan Kapolri dilakukan untuk menemui perwakilan 12 ormas Islam yang tergabung dalam Majelis Ormas Islam (MOI). Beberapa Anggota MOI yang hadir dalam pertemuan tersebut adalah Al-Itthadiyah, Persatuan Umat Islam (PUI), Persatuan Islam (PERSIS), Mathla’ul Anwar, Wahdah Islamiyah Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia (DDII), Ikatan Da’i Indonesia (IKADI) Persatuan Tarbiyah Islam (PERTI), dan Syarikat Islam (SI).

Dalam kesempatan tersebut Tito bercerita bahwa sejak dirinya didapuk menjadi Kapolri, ia belum pernah mengunjungi DDII.

“Saya sengaja silaturahmi kepada Majelis Ormas Islam di Dewan Dakwah. Saya pribadi jujur saja memang belum terlalu dekat dengan Dewan Dakwah, secara personal, semenjak menjadi kapolri belum pernah ke DDII dan MOI, meskipun saya sudah beberapa di antaranya saya kenal,” kata Tito, Rabu (7/2/2018).

Tito lalu mengungkapkan bahwa dirinya telah lama mengetahui DDII. Di awal kariernya pada tahun 1987 setamat dari Akpol Semarang, kisah Tito, ada 10 orang yang ditempatkan di Jakarta dan ia satu-satunya yang ditugaskan di Jakpus.

“Saya berkantor di sebelah (Polres Jakpus) dari tahun 87 hingga 92, tidurnya di kantor. Saya tidur di kantor karena bujangan, dan sering shalat di sini. Tapi saya kenalnya ini Masjid Al-Furqon, dan tidak menyadari bahwa ini DDII. Setiap Shalat Jumat di sini, selama lima tahun,” tambahnya.

Tito juga menyebut bahwa bukan hanya Shalat Jumat, dia juga mengaku kerap Shalat Tarawih di Masjid Al-Furqan DDII. “Jadi ya mudah-mudahan saya masih diterima jadi warga Dewan Dakwah. Karena saya juga diceramahi di sini,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua DDII Mohammad Siddik berharap silaturahim yang dilakukan Kapolri dapat diikuti oleh seluruh anggota kepolisian dapat memperkuat sinergi Polri dengan para ulama.

“Kami harap kegiatan silaturahim ini dapat diikuti di daerah-daerah. Tolong sampaikan salam saya kepada seluruh Kapolda, Kapolres, dan Kapolsek di Indonesia,” ujarnya.

Selain itu Siddik mengaku bahagia dan bersyukur dengan silaturahim yang dilakukan oleh Kapolri, dengan mendatangi gedung DDII. Dengan silaturahim ini, mereka akan semakin lebih solid lagi untuk menjaga keutuhan NKRI.

“Allah Swt. telah menganugerahkan perbedaan di Indonesia. Jadi buat kami tugas kami adalah mempertahankan NKRI. Mengenai pluralitas, ini adalah fitrah agar kita saling kenal dan saling ta’aruf,” tuturnya. (Iqbal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here