Susahnya Cari Kerja, Mantan Menteri Ini Jadi Kurir Pizza di Jerman

104

Muslim Obsession – Mantan Menteri Komunikasi Afghanistan Sayed Sadaat mengambil lompatan kehidupan baru di Jerman dalam pencariannya untuk kehidupan yang lebih baik.

Sekarang dia menjelajahi jalan-jalan kota Leipzig timur sebagai kurir pizza Lieferando dengan mengayuh sepeda.

Sadaat menceritakan bahwa sejumlah keluarganya mengkritik dirinya karena mengambil pekerjaan seperti itu setelah bertugas di pemerintahan selama dua tahun, meninggalkan kantor pada 2018. Tetapi baginya sekarang, pekerjaan adalah pekerjaan.

“Saya tidak merasa bersalah,” kata pria 49 tahun itu, berdiri dengan seragam oranye di samping sepedanya.

“Saya berharap politisi lain juga mengikuti jalan yang sama, bekerja dengan publik daripada hanya bersembunyi,” ucapnya, dilansir Daily Sabah, Jumat (27/8/2021).

Kisahnya menjadi terkenal dengan kekacauan yang terjadi di dalam negeri setelah pengambilalihan Taliban.

Menurutnya, keluarga dan teman-temannya yang lain juga ingin pergi – berharap untuk bergabung dengan ribuan orang lainnya dalam penerbangan evakuasi atau mencoba mencari rute lain.

Dengan penarikan pasukan AS di cakrawala, jumlah pencari suaka Afghanistan di Jerman telah meningkat sejak awal tahun, melonjak lebih dari 130%, menurut data dari Kantor Federal untuk Migrasi dan Pengungsi.

Tetapi bahkan dengan latar belakangnya, Sadaat berjuang untuk menemukan pekerjaan di Jerman yang sesuai dengan pengalamannya.

Dengan gelar di bidang IT dan telekomunikasi, Sadaat berharap dapat menemukan pekerjaan di bidang terkait. Tapi di Jerman, menurut Sadaat peluangnya sangat tipis.

“Bahasa adalah bagian terpenting,” kata Sadaat, yang juga memegang kewarganegaraan Inggris.

Setiap hari dia belajar bahasa Jerman selama empat jam di sekolah bahasa sebelum memulai shift malam selama enam jam mengantarkan makanan untuk Lieferando, di mana dia memulai musim panas ini.

“Beberapa hari pertama menyenangkan tapi sulit,” ujarnya, menggambarkan tantangan belajar bersepeda di lalu lintas kota.

“Semakin Anda pergi keluar dan semakin banyak Anda melihat orang, semakin banyak Anda belajar,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here