Survei LSI: Ustadz Abdul Somad Ulama Paling Diikuti

652
Ikrama Masloman
Peneliti senior LSI Denny JA Ikrama Masloman. (foto: Kapoy/OMG)

Jakarta, Muslim Obsession – Di tengah masyarakat Muslim yang menjadi mayoritas penduduk Indonesia, tokoh agama memiliki pengaruh kuat terhadap pemilih pada pemilu 2019 nanti. Sebesar 51.7% pemilih menyatakan bahwa mereka sangat mendengar imbauan dari tokoh agama (ulama, pastor, biksu, dll).

Sedangkan tokoh yang lainnya hanya di bawah 20%. Mereka yang menyatakan mendengar imbauan politisi hanya 11.0%, dan terpengaruh dengan imbauan atau pendapat pengamat hanya 4.5%.

Lingkaran Survei Indonesia (LSI) merilis hasil survei mengenai ulama yang mempunyai pengaruh elektoral dan imbauannya paling didengarkan masyarakat. Hasilnya, LSI menyebut ada 5 ulama yang paling berpengaruh.

“Data utama bahwa tokoh agama atau ulama yang paling berpengaruh, di antara profesi lain, dengan pertanyaan mana yang paling didengar imbauan oleh Bapak/Ibu? Hasilnya mayoritas memilih tokoh agama untuk didengar imbauannya sebesar 51,7 persen,” kata peneliti LSI Ikrama Masloman di kantor LSI Graha Dua Rajawali, Rawamangun, Jakarta Timur, Rabu (14/11/2018).

Ikrama menjelaskan, tokoh agama dipilih karena identitas keilmuannya yang dijadikan panutan bagi publik sehingga menjadi referensi publik dalam memilih sesuatu. Pemilihan tokoh ulama ini melalui proses kriteria.

“Kami akan memunculkan lima tokoh di survei kami yang berdasarkan kriteria kami, yaitu dikenal di atas 40 persen, disukai di atas 50 persen, dan terakhir didengar imbauannya di atas 15 persen,” tuturnya.

Siapa saja kelima ulama yang terjaring memiliki pengaruh penting di tengah masyarakat?

  1. Ustadz Abdul Somad (UAS): Mengikuti imbauannya (30,2%), Pernah mendengar (59,3%), dan Suka: (82,5 %).
  2. Ustadz Arifin Ilham: Mengikuti imbauannya (25,9%), Pernah mendengar (41,2%), dan Suka (84,4%).
  3. Ustadz Yusuf Mansur: Mengikuti imbauannya (24,9%), Pernah mendengar (57,2%), dan Suka (84,9%)
  4. Abdullah Gymnastiar (Aa Gym): Mengikuti imbauannya (23,5%), Pernah mendengar (69,3%), dan Suka (79,7%).
  5. Habib Rizieq Syihab: Mengikuti imbauannya (17,0%), Pernah mendengar (53,4%), dan Suka (52,9%).

Survei dilakukan pada 10-19 Oktober 2018 di 34 provinsi. Survei menggunakan metode multistage random sampling dengan jumlah responden 1.200 melalui wawancara tatap muka menggunakan kuesioner. Margin of error sebesar kurang-lebih 2,8 persen. (Fath/Poy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here