Sohibul Iman Sebut Islam Sebagai Perekat NKRI

838
Sohibul Iman (Foto: PKS)
Jakarta, Muslim Obsession – Presiden Partai Keadilan Sejahtera, Sohibul Iman menyebut Indonesia adalah negara yang besar dengan tingkat kemajemukan yang sangat luar biasa bisa bertahan di tengah gelombang globalisasi NKRI tapi masih tetap utuh hingga sekarang.
“Islam sebagai perekat NKRI bukanlah sebuah cita-cita tetapi dia sudah menjadi faktor yang sudah tidak bisa dipisahkan sehingga sudah menjadi satu kesatuan, jika membandingkan dengan apa yang dialami oleh negara yang dulu dipimpin oleh sahabat Bung Karno yaitu Joseph broz Tito negara Yugoslavia negara yang tingkat kemajemukannya mungkin jumlah sukunya tidak lebih dari 10 tapi hari ini negara tersebut telah bercerai berai,” ungkap Sohibul Iman dalam sambutannya di Ijtima Ulama dan Tokoh Nasional, Jakarta, Jumat (27/7/2018).
Sohibul menilai, hal yang membuat Indonesia hingga sekarang masih utuh di tengah perbedaan suku, ras, dan agama, tidak lain dan tidak bukan adalah karena Islam yang selalu memberikan kesejukan untuk tetap bersatu, dan perbedaan itu bukan untuk di pertentangkan.
“Negara Indonesia dengan jumlah suku yang semakin besar jumlah agama yang juga banyak jumlah bahasa yang demikian banyak ternyata sampai hari ini berdiri kokoh Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah hal yang pokok di negeri ini, yang membuat hati ini tetap bersatu itulah Islam,” tukasnya.
Selain itu, yang membuat Indonesia bisa sampai sekarang adalah karena perjuangan dari tokoh-tokoh Islam dengan pengorbanannya untuk mempertahankan NKRI.
“Islam dan NKRI terus berdiri kokoh Hari ini saya tidak perlu menceritakan tentang bagaimana perjuangan para tokoh tokoh Islam dan juga bagaimana pengorbanan mereka tadi sudah sedikit disebutkan oleh Pak Prabowo, oleh pak Zulkifli Hasan pengorbanan pengorbanan yang dilakukan oleh para alim ulama. Saya kira sampai hari ini kalau tidak berkorban maka persatuan di negara ini tidak akan tercipta,” jelasnya. (Bal)
BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here