Sejarah Masjid Sulejmanija yang Selamat dari Pemusnahan Massal Bosnia

706

Masjid yang Melarikan Diri dari Kehancuran

Ajaibnya, Masjid Sulejmanija Travnik selamat dari pemusnahan massal arsitektur dan budaya yang dilakukan terhadap masjid-masjid dan landmark-landmark Bosnia selama Perang Kemerdekaan Bosnia antara tahun 1992 dan 1995.

Padahal, banyak bangunan yang rusak atau hancur total, dengan 80% dari 4.000 lebih bangunan dan masjid Islam sebelum perang.

Dilansir About Islam, menurut UNESCO dan ‘Komisi untuk Melestarikan Monumen Nasional Bosnia’, umat Muslim di Balkan kehilangan sebagian besar rumah ibadah serta landmark karena penghancuran massal.

Sejak kemerdekaan pada tahun 1992, Bosnia telah menjadi salah satu negara yang paling sering dikunjungi di wilayah Balkan, diproyeksikan memiliki tingkat pertumbuhan pariwisata tertinggi ketiga di dunia hingga 2020.

Menurut sensus 2013, Islam adalah agama mayoritas di Bosnia, yang merupakan 51% dari populasi. Ada delapan mufti yang tinggal di kota-kota besar seperti Sarajevo, Bihać, Travnik, Tuzla, Goražde, Zenica, Mostar, dan Banja Luka.

Travnik sendiri adalah sebuah kota di Bosnia tengah di 90 km barat ibu kota Sarajevo. Pada 2013, ia memiliki populasi 16.534 jiwa, sementara kotamadya memiliki 53.482 jiwa.

Secara historis, Travnik adalah ibu kota Bosnia dari tahun 1699 hingga 1850 dan memiliki warisan budaya yang kaya sejak periode itu. (Vina)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here