Sambut Maulid Nabi Muhammad, Muslim Kanada Persiapkan Perayaan

554
Calgary Muslims (Foto: About Islam)

Calgary, Muslim Obsession – Menyambut Maulid Nabi Muhammad warga Muslim Kanada di Kota Calgary tengah mempersiapkan perayaan untuk mereka sesama Muslim di Kanada dan dunia.

“Tahun lalu kami memiliki lebih dari 1.000 orang yang merayakan acara di masjid Calgary. Kami mengundang para cendekiawan dan masyarakat untuk berbicara dan belajar tentang apa yang Nabi Muhammad lakukan dengan tetangga,” kata Wakil Presiden Dewan Tinggi Islam Dr. Atthar Mahmood, seperti dikutip AboutIslam, Senin (19/11/2018).

Semua program diawasi oleh profesor Imam Syed Soharwardy, pendiri ISCC dan Muslim Melawan Terorisme.

“Nabi Muhammad selalu memperhatikan orang-orang dan mencintai mereka, termasuk tetangga non-Muslimnya. Kemanusiaan harus dihormati, itulah tujuannya. Kami mengadakan acara di selatan pada hari Minggu jika beberapa orang tidak dapat hadir pada Senin malam karena alasan pekerjaan. Ini adalah waktu utama bagi orang-orang tanpa memandang agama mereka untuk diberikan kesempatan untuk menunjukkan cinta mereka kepada nabi,” ungkapnya.

ISCC dan masjid afiliasinya di seluruh Kanada telah meminta Perdana Menteri Justin Trudeau, bersama dengan semua perdana menteri provinsi dan teritorial, untuk mengakui Maulid Nabi secara resmi di parlemen dan legislatif.

“Al Maulid An-Nabawi memberikan kesempatan untuk belajar tentang pesan sejati Islam, yang didasarkan pada kesucian hidup, pengorbanan, amal, pengampunan dan persaudaraan atau persaudaraan di antara semua manusia,” terangnya.

Sejarah Maulid Nabi

Para sejarawan setuju bahwa Nabi Muhammad kemungkinan besar lahir pada tanggal 12 Rabi ‘Al-Awwal sekitar tahun 570.

Sejarah perayaan kembali ke hari-hari awal Islam ketika beberapa ‘Tabi’un’ – generasi penerus pertama Muslim yang mengikuti Sahabat atau sahabat Nabi Muhammad- mulai mengadakan sesi di mana puisi dan lagu digubah untuk menghormati Nabi dibacakan dan dinyanyikan untuk orang banyak.

Ottoman adalah Kekhalifahan Islam pertama yang menyatakan Maulid sebagai hari libur resmi pada 1588. Dengan demikian, festival ini diakui sebagai hari libur nasional di sebagian besar negara-negara Muslim di dunia kecuali Arab Saudi dan Qatar. (Bal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here