Renungan Malam: Akhirnya, Semua Sama!

279

Oleh: Satria Hadi Lubis

Tidak perlu sombong dengan kecerdasan, kecantikan, kepangkatan, dan kekayaan Anda.

Karena:

– Pada usia 40 tahun, yang berpendidikan tinggi dan yang kurang berpendidikan akhirnya peluangnya sama dalam menghasilkan uang. Karena rezeki Allah yang mengatur. Orang yang kurang berpendidikan bahkan banyak yang bisa menghasilkan lebih banyak uang dari yang berpendidikan. Jadi lupakanlah kesombongan akan gelar dan kecerdasan.

– Pada usia 50 tahun, “cantik/ganteng” dan “jelek” adalah sama. Tidak peduli seberapa cantik Anda, pada usia ini, keriput, bintik hitam, dan lain-lain tidak dapat disembunyikan lagi.

– Pada usia 60 tahun, “jabatan tinggi” dan “jabatan rendah” sama. Setelah pensiun, bahkan seorang office boy mungkin akan menghindar melihat bekas atasannya yang dulu sombong. Selain itu, banyak dari kita telah dipanggil Tuhan. Dan meninggalkan apa yang kita cari di dunia.

– Dan bila kita dipanjangkan umurnya, pada usia 70 tahun, “rumah besar” dan “rumah kecil” adalah sama. Karena kita sudah mengalami degenerasi sendi, sulit bergerak, hanya membutuhkan sedikit ruang untuk beraktivitas.

– Bila Allah masih memanjangkan usia kita lagi, pada usia 80 tahun, “punya uang” dan “tidak ada uang” adalah sama. Bahkan makan saja sudah tidak nafsu. Ketika Anda ingin menghabiskan uang, Anda tidak tahu harus belanja di mana.

– Dan pada usia 90 tahun, “tidur” dan “bangun tidur” adalah sama. Setelah Anda bangun, Anda masih tidak sadar harus berbuat apa.

Oleh sebab itu, hiduplah yang wajar dan lurus. Jangan neko-neko dan ngoyo. Biarkan semua berjalan apa adanya, tanpa kesombongan dan kenekatan menghalalkan segala cara.

Dalam jangka panjang, di dunia ini akhirnya kita semua akan SAMA.

Jadi lupakan semua ketegangan hidup dengan ambisi tanpa batas, serta sombong dengan kecerdasan, kecantikan/kegantengan, kepangkatan dan kekayaan.

Justru yang penting, jangan lupakan akhirat. Karena disana akhirnya kita akan BEDA sesuai dengan tingkat ketakwaan.

Ada yang di surga dan ada yang di neraka. Surga pun bertingkat-tingkat. Nerakapun bertingkat-tingkat.

DI DUNIA KITA AKHIRNYA SAMA. DI AKHIRAT KITA AKHIRNYA BEDA DALAM WAKTU YANG PANJANG, BAHKAN SELAMANYA.


Tulisan menginspirasi ini juga beredar viral di media sosial dan dirasa penting untuk dijadikan renungan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here