Rekrutmen Petugas Haji Dilakukan Berjenjang dan Transparan

617

“Hasil seleksi dilaporkan ke Kanwil Kemenag sebagai dasar pelaksanaan seleksi tingkat provinsi,” ujar Agus seperti dilansir Kemenag.

Tahap kedua, seleksi di tingkat provinsi dilaksanakan secara online dengan metode Computer Assisted Test (CAT) dan wawancara.

Proses wawancara diperlukan untuk mengukur kedisiplinan dan komitmen calon petugas. Kedua point penting karena petugas nantinya akan melayani jamaah, tidak semata kerja administratif.

“Proses seleksi juga dilaksanakan serentak di seluruh Kanwil. Hasil tes administrasi, CAT, ujian praktik, dan wawancara diakumulasi dan dilaporkan ke Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) untuk ditetapkan,” tuturnya.

Seleksi PPIH untuk instansi pusat juga dilaksanakan secara online dengan CAT. Selain itu, ada juga mekanisme wawancara. “Hasil seleksi dilaporkan ke Dirjen PHU untuk ditetapkan,” tegasnya.

“Proses seleksi ini, baik daerah maupun pusat, diawasi langsung oleh Itjen Kemenag dan Komisi Pengawas Haji Indonesia,” lanjutnya.

Adapun seleksi pendukung PPIH Arab Saudi, dilakukan oleh staf teknis haji di Arab Saudi. Prosesnya meliput seleksi administrasi, kompetensi melalui CAT, dan praktik. Pada bagian akhir, dilakukan wawancara.

“Penyelenggaraan haji membutuhkan para petugas terbaik yang bisa memberikan pelayanan pembinaan, perlindungan kepada jamaah. Karenanya, proses seleksi kami lakukan sebaik mungkin untuk mendapatkan petugas terbaik,” tandas Agus.

Agus menambahkan, khusus untuk petugas kesehatan, seleksi dilaksanakan sepenuhnya oleh Kementerian Kesehatan melalui Pusat Kesehatan Haji. (Vina)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here