Polisi Pastikan Pelaku Vandalisme di Mushalla Darussalam Bukan Orang Gila

113

Jakarta, Muslim Obsession – Kapolres Kota Tangerang Komisaris Besar Ade Ary Sam Indardi memastikan, Satria, (18), pelaku corat-coret Mushalla Darussalam, Perum Villa Tangerang Elok, Kelurahan Kutajaya Kecamatan, Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang bukan orang gila.

“Normal ngobrol, bisa menjawab, dan diskusi,” kata Ade Ary di Pasar Kemis, Rabu, (30/9/2020).

Ade Ary juga membantah kabar bahwa mahasiswa universitas swasta di Jakarta itu sedang depresi. “Sehat, saya ajak ngobrol bisa. Saya tanya sehat, dia bilang sehat.”

Menurut Ade, motif sementara Satria melakukan aksi vandalisme itu berdasarkan keyakinan yang dipelajari melalui Youtube. “Dia meyakini apa yang dilakukan itu benar.”

Polisi menangkap Satrio setelah beberapa jam mencoret-coret dinding tembok dan lantai mushalla dengan cat hitam. Tulisannya, “saya kafir, anti Islam, anti khilafah, tidak ridho’. ”

Coretan-coretan itu diketahui saat Rifki Hermawan, 18 tahun, warga setempat hendak adan Asar dan mendapati mushalla acak-acakan. Selain coretan di dinding dan lantai, Rizki juga menemukan sobekan lembaran Al-Quran dan sajadah digunting.

Karena kondisi mushalla seperti itu, Rizki urung azan dan melapor kepada Samsu Firman, 49 tahun, dan Suhadi, 48 tahun. Bertiga mereka membawa barang sobekan lembar Al-Quran dan guntingan sajadah. Tak berapa lama petugas Polsek Pasar Kemis datang, kemudian mushalla dibersihkan sehingga shalat Magrib bisa dilaksanakan.

Ade mengatakan pelaku ditangkap berdasarkan keterangan saksi-saksi yang melihat pelaku keluar dari mushalla, barang bukti seperti cat, kantong kresek, lukisan, sajadah dan Al-Quran. Serta pengakuan pelaku sendiri ketika diperiksa penyidik. “Kami menerima laporan warga pukul 16.00 dan pukul 19.30 pelaku ditangkap.” (Albar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here