Perwira Muslimah di Selandia Baru Bersyukur Bisa Berhaji Berkat Raja Salman

250
Naila Hassan (Foto: Arab News)

Jeddah, Muslim Obsession – Lebih dari empat bulan yang lalu, pengawas polisi Naila Hassan memberikan pidato emosional di Selandia Baru untuk 51 orang yang terbunuh dalam serangan teroris masjid Christchurch.

Sekarang, perwira polisi Muslim paling senior di Selandia Baru itu berada di Makkah untuk menunaikan haji.

“Sebagai seorang Muslim, Anda hanya bermimpi tentang melihat Ka’bah dan pergi ke Makkah dan Madinah,” katanya dalam sebuah video sembari berterima kasih kepada Raja Saudi Salman karena menjadi tuan rumah bagi para peziarah Christchurch.

“Ketika saya melihat Ka’bah pagi ini, saya terengah-engah, saya benar-benar bahagia. “Tapi … sejauh ini merupakan perjalanan bagiku, aku di sini untuk para korban … aku di sini terutama untuk para wanita dan para janda yang ada di sini. Aku di sini untuk mendukung mereka,” ungkapnya seperti diberitakan Arab News, Senin (5/8/2019).

Hassan menggambarkan bagaimana dia dan sekitar 200 peziarah lainnya disambut dengan nyanyian dan hadiah.

“Aku tidak pernah mengalami hal seperti itu dalam hidup. Aku berterima kasih kepada Raja Salman atas kebaikannya. Dia baru saja bermurah hati kepada orang-orang Selandia Baru,” ujarnya.

Sebagai informasi, sehari setelah pembantaian di Christchurch pada 15 Maret lalu, Hassan berpidato di sebuah vigil di Auckland untuk mendukung komunitas Muslim dan sesama warga Selandia Baru.

Dibuka dengan salam Islami, ia meyakinkan kerumunan bahwa polisi memberikan dukungan kepada komunitas Muslim dan semua orang yang terkena dampak. Sementara Menteri Urusan Islam Arab Saudi Syaikh Abdullatif Al-Asheikh mengatakan, upaya menampung haji bagi korban teror di Christchurch adalah bagian dari upaya Saudi untuk menghadapi dan mengalahkan terorisme dalam segala bentuknya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here