Pemerintah Larang Shalat Jumat di Tempat Umum, Umat Muslim India Marah

604
Muslim India (Foto: Arab News)

Noida, Muslim Obsession – Umat Muslim di Kota Noida India marah. Karena pemerintah setempat secara tiba-tiba, melarang mereka melaksanakan shalat Jumat di tempat umum.

“Padahal, kami telah melakukan shalat Jumat di taman terdekat selama lima tahun terakhir. Lalu, mengapa mereka ingin menghentikan kami untuk melakukan doa-doa kami,” tanya Nouman Akhtar, seorang ulama setempat, seperti dilansir Arab News, Kamis (27/12/2018).

Larangan tersebut diterbitkan pada pekan ini oleh pemerintah Noida. Dalam peraturannya itu disebutkan bahwa pihak perusahaan akan menanggung resiko, jika ada karyawannya yang shalat di tempat umum.

Sebaliknya, pemerintah meminta umat Muslim agar melaksanakan shalat Jumat di masjid, ruang terbuka, atau di tempat yang masih dalam lingkungan perusahaan.

Meski demikian, seorang pekerja di sebuah pabrik garmen mengatakan bahwa para karyawan mereka, sudah biasa melaksanakan shalat Jumat di taman tersebut, karena tidak ada masjid.

Lebih lanjut, beberapa perusahaan berencana untuk bertemu dengan pemerintah setempat guna membahas masalah ini.

Noida sendiri merupakan sebuah kota yang berada di luar ibukota India, di mana dikenal dengan tamannya dan pusat-pusat industri.

Sementara itu, Brajesh Narayan Singh, hakim distrik Noida, mengatakan pada konferensi pers bahwa arahan kota yang dikeluarkan untuk perusahaan itu palsu.

“Jika umat Islam mendapat izin dari polisi dan pemerintah, mereka akan diizinkan untuk melanjutkan shalat mereka,” katanya.

Sedangkan Legislator Partai Samajwadi Iqbal Mahmood menuduh kepemimpinan BJP hendak menciptakan suasana kebencian.

“Bagaimana bisa Anda menolak shalat Jumat yang hanya memakan waktu kurang lebih setengah jam?” pikirnya. (Vina)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here