Pecinta Dunia Tidak Terlepas dari Tiga Perkara Ini

840
Cinta Dunia (Ilustrasi/ m.kiblat.net)

Muslim Obsession – Hidup di dunia hanyalah sementara, sedangkan akhirat kekal selamanya. Ada ungkapan, beramallah untuk urusan akhiratmu seakan-akan engkau akan mati besok.

Maksudnya kita diperintahkan untuk segera melakukan amalan shalih, jangan menunda-nundanya. Anggap kita tak bisa lagi berjumpa lagi dengan esok hari. Bahkan kita katakan, bisa jadi kita mati sebelum esok tiba. Karena siapa pun kita tak mengetahui kapan maut menghampiri.

Selain itu, hendaklah kita semangat dalam menggapai akhirat dan tak perlu tergesa-gesa dalam mengejar dunia.

Ibnu ‘Umar radhiyallahu ‘anhuma pernah menyatakan,

إذا أصبحت فلا تنتظر المساء ، وإذا أمسيت فلا تنتظر الصباح ، وخذ من صحتك لمرضك ، ومن حياتك لموتك

“Jika engkau berada di pagi hari, jangan tunggu sampai petang hari. Jika engkau berada di petang hari, jangan tunggu sampai pagi. Manfaatkanlah waktu sehatmu sebelum datang sakitmu. Manfaatkanlah waktu hidupmu sebelum datang matimu.” (HR. Bukhari)

Aa Gym, melalui Instagram, Rabu (22/1/2020) mengingatkan umat Islam agar hati-hati dengan cinta dunia karena dapat membuat kotor hati.

“Belajar dari tukang parkir. Banyak mobil tidak pernah sombong. Ganti-ganti mobil tidak takabur. Diambil sampai habis, tidak sakit hati. Kenapa? Karena tidak merasa memiliki dan sadar semua itu hanya titipan,” ungkap Aa Gym.

Ibnu Qayyim rahimahullah berkata:

“Pecinta dunia tidak akan terlepas dari tiga perkara: Pertama, kegelisahan yang selalu menyertainya. Kedua, keletihan yang terus-menerus. Ketiga, kerugian yang tiada akhirnya (Ighotsatul Lahafan 1/58).”

“Jangan terlalu cinta dunia, karena hanya akan membuat gelisah dan letih terus menerus, dan rugi yang tidak berujung,” pesan Aa Gym. (Vina)

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here