Musyawarah Besar Pemuka Agama Bahas Tujuh Isu

1048
Mubes 1
Ketua Dewan Pertimbangan MUI, Din Syamsuddin, memberikan sambutan dalam Musyawarah Besar Pemuka Agama Untuk Kerukunan Bangsa (MBPA-UKB) di Grand Sahid Jaya Hotel, Jakarta, (8/2/2018). (Foto: Edwin B/Muslim Obsession)

Jakarta, Muslim Obsession – Utusan Khusus Presiden untuk Dialog dan Kerja Sama Antaragama dan Peradaban (UKP-DKAAP) menggelar Musyawarah Besar Pemuka Agama untuk Kerukunan Bangsa di Grand Sahid, Jakarta, 8-10 Februari 2018.

UKP-DKAAP, Din Syamsuddin mengatakan, acara yang bertema ‘Rukun dan Bersatu, Kita Maju’ itu dilakukan sebagai ajang silaturahim antar pemuka agama dan dialog antara hati ke hati dalam menemukan penyelesaian masalah keagamaan di Indonesia.

“Permusyawarahan ini merupakan terbesar dan jumlah (peserta) besar ini diselenggarakan oleh umat beragama untuk bangsa, oleh karena itu akan mengambil tema ‘Rukun dan Bersatu Kita Maju’. Untuk itu akan dibahas sejumlah permasalahan strategis, ada tujuh (pembahasan),” ujarnya di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Kamis (8/2/2018).

Isu itu di antaranya, pertama, membahas pandangan dan sikap umat beragama tentang NKRI yang berdasarkan Pancasila. Isu kedua yaitu membahas pandangan dan sikap tentang Indonesia yang berbhinneka tunggal ika.

Ketiga, membahas soal sikap umat beragama tentang pemerintahan yang sah hasil dari pemilu. Keempat, membahas prinsip-prinsip kerukunan antarumat beragama.

Sementara isu kelima membahas soal penyiaran agama dan pendirian umat ibadah, dan keenam membahas solusi terhadap masalah intra agama dan isu terakhir membahas faktor non-agama yang mengganggu kerukunan antar umat beragama.

“Oleh karena itu kita butuh keputusan bersama nantinya antarpemuka agama untuk membahas persoalan itu. Nanti di paripurnakan hasil kesepakatan bersama itu agar guyub dan rukun kehidupan keagamaan di Indonesia,” katanya.

Din mengatakan, poin-poin ketujuh hasil kesepakatan itu akan diberikan untuk Presiden Joko Widodo untuk ditindaklanjuti oleh pemerintah.

“Jadi kita akan beraudiensi dengan Presiden Jokowi menyerahkan hasil kesepakatan musyawarah ini untuk ditindaklanjuti,” jelasnya.

Pembukaan Musyawarah Besar Pemuka Agama untuk Kerukunan Bangsa dihadiri oleh perwakilan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI), Persekutuan Gereja-gereja Indonesia (PGI), Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI), Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Walubi) dan Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia (Matakin). Juga dihadiri perwakilan dari sejumlah Ormas-ormas Islam dan tokoh-tokoh ulama. (Iqbal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here