MUI Minta Hentikan Tayangan 5 Program Ramadhan

514
Majelis Ulama Indonesia (Foto: Liputan6)

Jakarta, Muslim Obsession – Majelis Ulama Indonesia (MUI) bekerjasama dengan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) merekomendasikan penghentian tayang lima program Ramadan, yang tayang di beberapa stasiun televisi (TV) swasta.

Hal itu dikarenakan, gaya pembawaan pembawa acara dan pilihan waktu tampilan program acara itu tidak sesuai dengan spirit Ramadhan, dan hal itu juga terlihat pada program komedi, tayangan live, atau program konser musik dan sinetron.

Beberapa televisi memang ada upaya untuk merekrut mubaligh baru yang mengedepankan kompetensi dan integritasnya.

Namun, ada pula program acara yang hanya sekadar memilih dai yang pandai menghibur, tetapi tidak jelas rekam jejaknya. Menurut MUI, beberapa program ini dinilai melampaui kepatutan dan kepantasan program Ramadan.

Oleh karena itu, MUI merekomendasikan stop tayang untuk program Ramadhan di Rumah Uya, Brownis Sahur, Ngabuburit Happy, Sahurnya Pesbukers, serta Pesbukers Ramadhan.

Sedangkan program lain yang dinilai masih ingin membenahi, MUI memberikan beberapa saran perbaikan.

Selain itu, beberapa stasiun TV memperlihatkan komitmen serius untuk membuat program Ramadhan, yang sesuai dengan standar siaran religi yang diserukan MUI. Dalam kegiatan pemantauan tersebut, sebanyak 20 orang dari empat komisi di MUI (Infokom, Fatwa, Dakwah, Kajian, dan Pendidikan), ditugaskan untuk mengamati acara di 15 TV.

“Fokus pantauan: kepatuhan pada regulasi penyiaran, kesesuaian dengan fatwa MUI terkait penyiaran, komunikasi, dan dakwah, kompetensi dan akhlak pengisi program siaran TV,” jelas MUI di laman resminya. (Bal)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here