MUI Dukung Penuh Program Aksi Global Qurban-ACT

Meski pandemi belum berakhir, Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengimbau umat Islam di Indonesia yang mampu berqurban untuk tetap menunaikannya. Terlebih, jumlah masyarakat yang mengalami krisis ekonomi melonjak tajam. Iduladha menjadi momentum bagi umat Islam untuk membantu saudara sesama dengan berqurban.

74

Jakarta, Muslim Obsession – Hari raya Iduladha 1142 H semakin dekat. Kendati pandemi Covid-19 belum berakhir, Majelis Ulama Indonesia (MUI) menegaskan bahwa ibadah qurban tetap harus dilakukan.

Pasalnya, saat pandemi situasi masyarakat yang membutuhkan bantuan kemanusiaan justru meningkat. Lewat berqurban, umat muslim dapat membantu saudaranya yang tengah kelaparan dengan memberinya daging qurban.

“Berqurban seperti kita ketahui dalam Al-Quran secara jelas dan tegas di surah Al-Kautsar disebutkan, bahwa sesungguhnya Allah telah memberikan nikmat yang sangat banyak. Karena itu, solat dan berqurbanlah. Islam menekankan pentingnya untuk membantu sesama. Dimana hal tersebut merupakan satu momentum yang bisa diraih lewat Iduladha 1442 Hjiriah,” kata Sekretaris Jenderal MUI, Amirsyah Tambunan ketika ditemui tim ACT, Selasa (13/7/2021).

Amirsyah mengingatkan, kesempatan berqurban tahun ini adalah kesempatan yang sangat mahal nilainya. Sebab, belum tentu umat dapat berjumpa kembali pada perayaan qurban tahun depan.

BACA JUGA: Gandeng ACT, MUI Perlebar Peran Sosial Kemanusiaan

Maka dari itu, ia mengajak umat islam untuk berlomba dalam kebaikan dengan berqurban, sehingga mampu menjadi modal untuk menolong keselamatan di Yaumul Akhir.

“Berqurban Tanpa Batas merupakan ikhtiar yang harus kita lakukan. Umat Islam Indonesia adalah umat yang peduli kepada sesama. Daging qurban yang akan kita berikan merupakan bukti nyata atas hal tersebut. Saya mengimbau dan mengajak untuk kita semua berqurban tanpa batas. Baik batas usia, profesi, hingga kelas sosial. Mudah-mudahan qurban ini dapat kita jadikan sebagai ladang amal. Semoga Allah memberikan kemudahan dan keridhaan atas amal yang kita lakukan,” jelas Amirsyah.

MUI juga memberikan dukungan penuh untuk Global Qurban-ACT dalam pelaksanaan ibadah qurban tahun ini. MUI mempercayai, bahwa proses qurban yang dilakukan Global Qurban-ACT dari mulai pemilihan hewan, penyembelihan, hingga proses distribusi telah sesuai dengan syariat Islam.

MUI pun meyakini pelaksanaan ibadah qurban yang dilakukan Global Qurban-ACT telah sesuai dengan standar protokol kesehatan yang telah ditetapkan.

“MUI mengimbau agar tidak berkerumun. Menerapkan protokol kesehatan, dan pembagian daging qurban diantar langsung ke rumah penerima manfaat. Global Qurban-ACT hadir dan mampu melakukan itu. Memberikan pelayanan qurban terbaik untuk seluruh masyarakat,” kata Amirsyah.

BACA JUGA: MRI-ACT Salurkan Makanan Siap Saji untuk Anak Pengungsi Korban Gempa

Sementara itu, secara terpisah, Mukhti selaku Presiden Global Qurban menerangkan, bukan hanya nilai-nilai ibadah yang akan terpenuhi dengan berqurban, namun juga mampu meredalam krisis pangan yang membelenggu masyarakat prasejahtera di berbagai wilayah.

Menurutnya, qurban merupakan salah satu momentum bukti ketaqwaan seorang Muslim kepada Allah Subhanahu wa ta’ala. Di masa pandemi ini, qurban juga menjadi bagian dari upaya penyelamatan saudara sebangsa hingga penjuru dunia terbebas dari persoalan kelaparan hingga penguat aqidah.

“Distribusi daging qurban oleh Global Qurban-ACT, Inyaallah akan menjangkau masyarakat prasejahtera di berbagai wilayah. Tidak hanya di 34 provinsi di Indonesia, namun juga hingga ke masyarakat di berbagai belahan dunia yang mengalami krisis kemanusiaan. Khusus untuk Pulau Jawa dan Bali, Global Qurban menyiapkan 1000 ekor sapi untuk dibagikan ke pesantran yang nantinya didistribusikan kepada warga sekitar,” jelas Mukhti.

Mukhti menerangkan, untuk implementasi mancanegara, Global Qurban-ACT menargetkan 60 negara turut merasakan daging kualitas terbaik tahun ini. Mayoritas adalah negara-negara di benua Afrika karena permasalahan pangan di wilayah tersebut yang amat kompleks. Kemudian disusul negara di Timur Tengah, Balkan dan Kaukasus, Asia Tengah, Asia Barat, serta Asia Timur-Tenggara.

Berqurban Tanpa Batas menjadi ibadah tanpa sekat dan tak terbatas ruang, jumlah, dan waktu. Berqurban Tanpa Batas menjadi penegak syiar qurban, bukan sekedar berapa banyak hewan yang kamu tunaikan, melainkan berapa banyak kebermanfaatan yang kamu berikan. Yuk, tunaikan Qurban Tanpa Batas melalui Global Qurban-ACT dengan mengklik http://globalqurban.com. (**)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here