Mengenal Istilah “Tankiis”

254

Oleh: A. Hamid Husain (Alumni Pondok Modern Gontor, King Abdul Aziz University, dan Ummul Qura University

Ikutilah Sunnah Rasul cara membaca Al-Quran, terutama dalam shalat, apa lagi jika menjadi IMAM.

Arti kata Tankiis (تنكيس) adalah memutar balik atau mendahulukan yang belakang, dan dikemudiankan yang di muka.

Kemudian, kata Tankiis yang berhubungan dengan Al-Quran, adalah mendahulukan membaca ayat atau surah yang urutannya belakangan, lalu setelah itu membaca ayat atau surah yang urutannya lebih dahulu.

BACA JUGA: Siapa yang Layak Jadi Imam Shalat?

Contoh:

Membaca bersambung ayat 23 dahulu baru 22 dan 21, atau membaca QS. An-Naas di rakaat pertama, lalu QS. Al-Falaq di rakaat kedua.

TRUE STORIES:

1- Jumhur Ulama, sepakat, membaca ayat-ayat Al-Quran tidak boleh Tankiis, seperti yang ditulis Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah dalam kitabnya “Majmuu’ul Fataawa: 21/410-411, bahwa tidak boleh, haram hukumnya membaca bersambung ayat-ayat Al-Quran secara terbalik (Tankiis) dengan sengaja dan shalatnya batal.

Karena tidak ada Khilaaf, perbedaan di antara ulama bahwa urutan ayat-ayat Al-Quran adalah Tauqiifiy (توقيفى). Artinya, urutan ayat-ayat itu dari Allah dan tidak ada campur tangan selain-Nya. (Baca Kitab Imam Ibnu ‘Allaan “Daliilul Faalihiin” : 6/642).

BACA JUGA: Inginkah Didoakan Masuk Surga oleh Para Malaikat?

2- Pendapat lain, disunnahkan membaca SURAH setelah Al-Faatihah dalam shalat sesuai dengan urutan surah-surah dalam Mushhaf, artinya MAKRUH membacanya terbalik, tapi andaikan dibaca terbalik tidak sampai membatalkan shalat.

3- Sepakat Ulama Mazhab, bahwa setiap membaca ayat-ayat atau surah Al-Quran tidak boleh Tankiis, tidak boleh dibolak-balik.

Buka Kitab:

– Kasysyaaful Qinaa’: 1/344

– Al-Majmuu’: 3/385

– Haasyiyatud Dasuuqi: 1/242

– Haasyiyah Ibnu ‘Aabidin: 1/546

BACA JUGA: Setop Semua Kegiatan Saat Adzan, Allah Setop Kesulitanmu

Hadits Rasulullah ﷺ yang diriwayatkan oleh Al-Imam At-Tirmidzi dan disahihkan sanadnya oleh Al-Imam An-Nawawi dan diperkuat oleh Al-Imam Al-Albani, dari Ibni ‘Abbas RA bahwa Rasulullah ﷺ mengerjakan shalat witir 3 rakaat.

Di raka’at pertama membaca QS. Al-A’laa (الأعلى), di rakaat kedua membaca QS. Al-Kaafiruun (الكافرون) dan di rakaat ketiga membaca QS. Al-Ikhlas (الإخلاص).

Artinya, surah-surah pendek itu dibaca berurutan dalam shalat, seperti urutan surah dalam Mushaf Al-Quran.

Jadi makruh, jika membaca dalam shalat witir, QS. An-Nashr (النصر) di rakaat pertama, lalu membaca QS. Al-Insyirah (الإنشراح) di rakaat kedua, dan QS. Al-Ikhlas (الإخلاص) di rakaat ketiga, meski shalat tetap sah. Ini tentang urutan membaca surah-surah pendek.

BACA JUGA: Setop Semua Kegiatan Saat Adzan, Allah Setop Kesulitanmu

POINTERS:

1. Haram hukumnya membaca ayat-ayat Al-Quran jika di Tankiis, atau dibolak-balik susunan ayatnya jika dibaca berlanjut secara bersamaan.

Contoh: Membaca QS. Al-Faatihah dimulai dari ayat 7, dilanjutkan ayat 6, terus ayat 5, lanjut ayat 4, 3, dan terakhir ayat 2. Ini namanya Tilawah Tankiis.

2. Membaca surah-surah pendek pendek juga tidak boleh Tankiis, namun para ulama berbeda pendapat, ada yang mengharamkan dan ada yang makruh.

3. Afdhalnya membaca Al-Quran tidak Tankiis, tapi ikuti urutan ayat dan surah seperti yang ada di Al-Quran.

Semoga Allah SWT, senantiasa membimbing kita untuk selalu cinta mempelajari, membaca dan tadabbur Al-Quranul Kariim.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here