Mengapa Top 10 Negara Paling Bahagia, Mayoritas Warga Tak Lagi Menganggap Agama Penting?

283

Oleh: Denny JA

Bagaimana menjelaskan pertanyaan yang menjadi judul esai di atas?

Itulah hal ihwal berulang-ulang penulis renungkan. Dua data lengkap lebih dari seratus negara baru selesai dibaca. Dua set data ini hasil dari lembaga riset kredibel. Jejak lembaga tersebut diketahui dan dipuji kalangan akademisi.

Yang satu dikerjakan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sendiri, melalui Sustainable Development Solution Network (SDSN). Sudah terbit rangking 153 negara berdasarkan kebahagiaan warga negara, tahun 2020.

Dalam menyusun rangking ini, SDSN menggunakan data survei dunia Gallup World Poll dan World Values Survey.

Satu lagi set data juga dari Gallup Poll, tahun 2009. Data ini membuat list negara berdasarkan pertanyaan “seberapa penting agama dalam hidupmu?”

Dua set data itu berdiri sendiri-sendiri. Yang satu tidak untuk menjelaskan yang lain.

Tapi jika kita periksa hasilnya, dan dipadukan, Wow! Top 10 negara yang warganya paling bahagia tak lagi menganggap agama itu penting dalam hidupnya.

Benarkah?

Baiklah kita mulai dengan dua riset itu dahulu.

1 KOMENTAR

  1. Tingkat kebahagiaan tidak semata juga dilihat dari agama dan ekonomi, tetapi faktor sosial, seperti besarnya jumlah penduduk negara itu.

    Top 10 negara yg paling bahagia itu mayoritas negara-negara kecil yg jumlah penduduknya sedikit sekali. Artinya mereka tdk memiliki masalah sosial yg berat spt yg dihadapi oleh negara-negara besar yg jumlah penduduknya besar spt India dan Indonesia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here